Kamis, 5 Maret 2026

3 Kasus Penganiayaan yang Melibatkan Polisi Gorontalo Sejak Januari 2024

Berikut TribunGorontalo.com merangkum kasus penganiayaan di Gorontalo yang melibatkan personel polisi. Perlu diketahui, data ini diambil dari sejumlah

Tayang:
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto 3 Kasus Penganiayaan yang Melibatkan Polisi Gorontalo Sejak Januari 2024
TribunGorontalo.com
Tiga korban yang diduga dianiaya polisi Gorontalo. Kasus-kasus ini terjadi sejak Januari 2024. 

"Mereka itu menganiaya saya, kira-kira sekitar 5 menitan," kata Zul.

Bahkan ironinya, Zul menyebut jika dirinya hampir saja meninggal

"Si polisi ini sudah ambil sekop pasir yang rencananya akan digunakan untuk menganiaya saya lagi," terangnya.

Kalah jumlah dan kalah postur tubuh, Zul tak bisa melakukan perlawanan.

"Saya lari, dan motor saya tinggal," timpal Zul.

Keesekoan paginya, Zul kemudian melaporkan kejadian yang menimpa dirinya itu ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Gorontalo.

"Dan saat itu juga saya melakukan visum," tutupnya.

Akibat dari pengeroyokan itu, Zul mengaku menderita luka dan lebam di kepala bagian belakang, telinga, leher dan rahangnya.

Saat dikonfirmasi ke Polda Gorontalo, bahwa benar kasus tersebut telah masuk ke SPKT dengan laporan polisi nomor LP/B/18/1/2024/SPKT POLDA GORONTALO tanggal 15 Januari 2024

2. Polisi Aniaya Pelajar Limboto

Selanjutnya kasus kedua datang dari Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo, Korbannya adalah Abdul Aziz Potabuga (17), pelajar SMK Teknologi Muhammadiyah Limboto.

Pria yang akrab disapa Aziz itu mengatakan penganiayaan tersebut terjadi pada Selasa (30/1/2024) malam sekira pukul 21.00 Wita.

"Saya dan teman saya ada di rumah dan dapat telfon dari adik teman saya. Menurut info, adiknya itu dapat masalah saat pertandingan futsal yang digelar di Universitas Gorontalo," ujar Aziz dalam aksen Kotamobagu, Kamis (1/2/2024).

Aziz bersama rekannya segera meluncur ke UG. Lokasinya hanya berjarak beberapa ratus meter.

Sesampainya di gerbang kampus, azis tidak masuk ke dalam kampus.

"Saya menunggu di dekat perempatan Polres Gorontalo dekat Rasa Es," bebernya.

Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved