Human Interest Story
Cerita Afieany Rahim Jadi Cosplayer di Gorontalo
Afieany Rahim bercerita mengenai pengalamannya menjadi cosplayer di Gorontalo.
Penulis: Andika Machmud | Editor: Ponge Aldi
Karakter paling sulit untuk diperankan selama menjadi cosplayer menurutnya adalah Shikanoin Heizou dari karakter Genshin Impact.
"Aksesorisnya harus dipasang oleh dua orang," ungkapnya.
Selain itu, adapun karakter Cardcaptor Sakura yang merupakan anime tahun 2000-an.
Orang tua Afieany diketahui saat ini mendukung hobi anaknya tersebut.
Meski awalnya skeptis dan dianggap menghambur-hamburkan uang, sekarang orang tuanya malah senang anaknya menjalankan hobinya.
"Orang tua kasih ijin dan disupport selama tidak mengandung sara, pornografi, dan lain yang ke arah negatif," ungkapnya.
Ia pernah ingin berhenti menjadi cosplayer karena mendapatkan pelecehan di media sosialnya.
"Memang beberapa oknum masih melihat perempuan itu sebagai objek," ungkapnya.
Ia berharap kedepannya kepada penikmat anime atau penonton acara cosplayer agar selalu dalam batasan.
"Ingat cosplayer juga punya hati dan perasaan, cosplayer juga manusia. Jadi tidak boleh sembarangan," tutupnya.
| Kisah Yus Sahi Perintis Kopi Surplus Gorontalo: Makna Memanusiakan Manusia |
|
|---|
| Cerita Ismail Husin, Mahasiswa UNG Tekuni Dunia Jurnalistik |
|
|---|
| Kisah Inspiratif Casriyati Tarpo di Gorontalo, Bantu Ekonomi Keluarga dengan Jualan Cendol |
|
|---|
| Kisah Iptu Fitri S Ali Sosok Kapolsek Telaga Biru, 4 Kali Gagal Tes TNI Gorontalo |
|
|---|
| Saad Lintang Mahasiswa Gorontalo yang Curi Perhatian, Tekuni Fotografi dan Jurnalistik Sekaligus |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Afieany-Rahim-78999000.jpg)