Human Interest Story
Kisah Inspiratif Casriyati Tarpo di Gorontalo, Bantu Ekonomi Keluarga dengan Jualan Cendol
Ia tampak setia menunggu pembeli yang melintas di sudut simpang tiga Taman Molosipat W, Selasa (10/2/2026).
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Wawan Akuba
Ringkasan Berita:
- Casriyati Tarpo berjualan es cendol di simpang Taman Molosipat W, Kota Gorontalo, untuk membantu ekonomi keluarga.
- Ia telah menekuni usaha tersebut hampir dua tahun dan berbagi waktu berdagang bersama suaminya.
- Pengalaman panjang berdagang sejak di Manado menjadi bekal Casriyati mempertahankan usaha demi menghidupi lima anaknya.
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo -- Ia tampak setia menunggu pembeli yang melintas di sudut simpang tiga Taman Molosipat W, Selasa (10/2/2026).
Lokasi itu hanya beberapa meter dari Jembatan Merah Putih, Kelurahan Molosipat W, Kecamatan Kota Barat, Kota Gorontalo.
Berjilbab merah muda, ia berteduh i bawah rindangnya pohon. Tangannya cekatan menyiapkan pesanan.
Ia mengisi es, cendol kacang, serta susu ke dalam gelas maupun plastik.
Gerakannya seolah sudah hafal di luar kepala, mulai dari meracik hingga membungkus pesanan untuk dibawa pulang pembeli.
Senyum ramah tak pernah lepas dari wajahnya, menyambut setiap orang yang datang.
Perempuan itu adalah Casriyati Tarpo (46), penjual es cendol yang sudah hampir dua tahun berjualan di Kota Gorontalo.
Baca juga: Gorontalo Bakal Punya Stadion Sepak Bola Level Internasional, Groundbreaking Direncanakan Tahun 2026
Niatnya sederhana namun kuat, membantu perekonomian keluarga agar tidak hanya suaminya yang bekerja seorang diri.
“Karena hanya suami yang jualan, jadi saya juga mau jualan,” ujarnya, kepada TribunGorontalo.com, Selasa (10/2/2026).
Suaminya sebelumnya berjualan bakso keliling. Namun, pendapatan yang dirasa belum cukup mendorongnya ikut pula mencari tambahan penghasilan.
Setiap hari, ia mangkal di lokasi yang sama. Baginya, konsistensi tempat menjadi kunci karena pelanggan sudah mengenali tempatnya.
Ia tinggal bersama suami dan anak-anaknya di Jalan Delima, Kelurahan Libuo, Kecamatan Dungingi, Kota Gorontalo.
Setiap hari ia berangkat menggunakan sepeda motor Jupiter Z merah.
Jam kerjanya pun panjang, dimulai sejak pagi hingga sore hari, lalu dilanjutkan sang suami pada malam hari.
| Sri Muliani Dama, Mahasiswi Gorontalo yang Tekuni Literasi hingga Jadi Ketua Senat Mahasiswa |
|
|---|
| Ajoeba Wartabone dan Jurnalisme Kebangsaan di Masa Revolusi Indonesia |
|
|---|
| Kisah Haru Rosita Manumbi, 16 Tahun Mengabdi Kini Dipercaya Jadi Kepala SDN 13 Pulubala Gorontalo |
|
|---|
| Kisah Fatmawaty Mile, Kepsek SD Tibawa Gorontalo Rela 3 Kali Ganti Kendaraan Tiap Hari Demi Murid |
|
|---|
| Sosok Loli Antuke, Marbot Masjid Agung Baiturrahim Kota Gorontalo |
|
|---|