Minggu, 8 Maret 2026

Ramadan 2026

Ngabuburit Gorontalo, Masyarakat Ramai Berburu Takjil di Kawasan Kampus UNG

Suasana ngabuburit di Kota Gorontalo langsung terasa meriah pada hari pertama Ramadan 1447 H, Kamis (19/2/2026).

Tayang:
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Fadri Kidjab
zoom-inlihat foto Ngabuburit Gorontalo, Masyarakat Ramai Berburu Takjil di Kawasan Kampus UNG
TribunGorontalo.com/Jefry Potabuga
NGABUBURIT -- Suasana ngabuburit di kawasan kampus UNG, Kamis (19/2/2026) sore. Masyarakat ramai berburu takjil. 

Ringkasan Berita:
  • Sejak pukul 15.30 Wita, kawasan Kampus UNG hingga Jalan Nani Wartabone dipadati warga yang mencari takjil, dengan lapak sederhana menawarkan gorengan, kolak, kue tradisional
  • Fatur Runturambi bersama rekannya menjual aneka es seperti es teler dan coffee es mangga dengan harga terjangkau Rp5.000–Rp8.000, dan langsung ramai pembeli menjelang sore
  • Bagi warga, berburu takjil di hari pertama puasa bukan sekadar melengkapi menu berbuka, tetapi juga tradisi menikmati suasana Ramadan di luar rumah

 

TRIBUNGORONTALO.COM – Suasana ngabuburit di Kota Gorontalo langsung terasa meriah pada hari pertama Ramadan 1447 H, Kamis (19/2/2026).

Sejak pukul 15.30 Wita, kawasan Kampus I Universitas Negeri Gorontalo (UNG) hingga Jalan Nani Wartabone dipadati warga yang berburu takjil untuk berbuka puasa.

Lapak-lapak sederhana berjajar di sisi jalan, trotoar, hingga depan kampus. Beragam menu ditawarkan, mulai dari gorengan, kolak, kue tradisional, hingga minuman dingin aneka rasa. Wangi gorengan berpadu dengan semilir angin sore menciptakan suasana khas Ramadan yang selalu dinanti.

Penjual takjil, Fatur Runturambi berjualan aneka es di kawasan Jalan Nani Wartabone. Ia berjualan bersama dua rekan mahasiswa asal Kampung Jawa Yosonegoro, Kabupaten Gorontalo. 

“Ada es teler, coffee es rasa mangga, melon, dan alpukat,” ujar Fatur sambil melayani pembeli.

Harga yang ditawarkan cukup terjangkau, mulai Rp5.000 per gelas, sementara es teler dijual Rp8.000. Menurut Fatur, sejak sore lapaknya sudah mulai didatangi pembeli.

“Kami mulai buka sekitar jam tiga sore. Biasanya jam tiga sampai jam empat itu masih sepi, nanti mendekati jam lima baru ramai. Alhamdulillah, hari pertama ini sudah lumayan,” katanya.

Baca juga: Jadwal Buka Puasa di Gorontalo Hari Ini 19 Februari 2026

NGABUBURIT -- Potret penjual melayani pembeli di Jalan Sudirman, Kota Gorontalo, Kamis (19/2/2026). (Sumber Foto: TribunGorontalo.com/Jefry Potabuga)
NGABUBURIT -- Potret penjual melayani pembeli di Jalan Sudirman, Kota Gorontalo, Kamis (19/2/2026). (Sumber Foto: TribunGorontalo.com/Jefry Potabuga) (TribunGorontalo.com/Jefry Potabuga)

Selain mengisi waktu Ramadan, berjualan takjil juga menjadi cara mereka menambah pemasukan. “Tujuannya bantu-bantu kebutuhan, apalagi mau lebaran. Tantangannya ya soal modal dan keuangan. Tapi dijalani saja,” ujarnya.

Menjelang pukul 17.00 Wita, suasana semakin padat. Kendaraan melambat, warga berhenti di pinggir jalan untuk memilih takjil. Beberapa lapak diserbu pembeli, sementara penjual sibuk melayani antrean.

Bagi warga, berburu takjil di hari pertama Ramadan sudah menjadi tradisi. Selain melengkapi menu berbuka, momen ini juga menjadi cara menikmati suasana Ramadan di luar rumah.

“Sensasinya beda kalau beli langsung. Apalagi hari pertama puasa, rasanya ingin jajan,” ujar Widya Mahmud, salah seorang warga.

Hingga menjelang azan magrib, keramaian masih terlihat di kawasan Kampus UNG dan sekitarnya. Senyum penjual, antusias pembeli, serta deretan lapak takjil menjadi denyut awal Ramadan di Kota Gorontalo.

Ramadan pun terasa lengkap dengan tradisi ngabuburit, yang bukan hanya soal makanan, tetapi juga tentang kebersamaan dan semangat menyambut bulan suci.

 

(TribunGorontalo.com/Jefry Potabuga)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Minggu, 08 Maret 2026 (18 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:31
Subuh 04:41
Zhuhr 12:02
‘Ashr 15:11
Maghrib 18:05
‘Isya’ 19:13

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved