Selasa, 3 Maret 2026

Pembunuhan

Sosok Maya Bracken, Warga Indonesia yang Tewas Dibunuh di Inggris, Tinggalkan 3 Anak

Kematiannya mengejutkan warga setempat. Maya disebut oleh tetangganya sebagai sosok menyenangkan, karena itu mereka ramai-ramai memberi penghormatan t

|
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Sosok Maya Bracken, Warga Indonesia yang Tewas Dibunuh di Inggris, Tinggalkan 3 Anak
KolaseTribunGorontalo
Maya Bracken, WNI berusia 56 ditemukan tewas di mobilnya di Pangbourne, Berkshire, Inggris. 

TRIBUNGORONTALO.COM - Maya Bracken, seorang ibu rumah tangga berusia 56 tahun, ditemukan tewas ditikam di dalam mobil mewahnya di Pangbourne, Inggris, pada Kamis (4/1/2024).

Kematiannya mengejutkan warga setempat.

Maya disebut oleh tetangganya sebagai sosok menyenangkan.

karena itu mereka ramai-ramai memberi penghormatan terakhir untuknya. 

Maya merupakan warga negara Indonesia (WNI).

Dikenal oleh tetangga sebagai wanita yang ramah dan suka berbagi.

Tetangganya menjelaskan, bahwa Maya tinggal di lingkungan itu di rumah dengan tujuh kamar tidur. 

Ia tinggal bersama tiga anaknya, terdiri dari dua anak kembar perempuan dan laki-laki.

Lalu seorang anak laki-laki paling tua. 

Baca juga: Pengadilan Hukum Rafael Alun dengan Penjara 14 Tahun, Istrinya Malah Bebas

Maya begitu dikenal di lingkungannya. Seorang tetangga bahkan bersaksi bahwa Maya tetangga sekaligus ibu yang mencintai anak-anaknya. 

"Maya adalah teman kami yang sangat baik. Mereka adalah keluarga yang begitu menyenangkan," ujar salah seorang tetangga. 

Maya dikabarkan telah berpisah dari suaminya dan tengah menjalani proses perceraian.

Kematian tragis Maya menjadi sorotan setelah polisi di Pangbourne diberitahu tentang kecelakaan mobil pada Kamis sore.

Saat petugas tiba di lokasi, mereka menemukan Maya dalam kondisi terluka parah.

Bukan hanya karena kecelakaan mobil, tapi akibat tikaman pisau yang menganai perutnya. Saat itu ia berada di dalam mobil Lexus miliknya.

Baca juga: Janji Ganjar Tak Akan Terpengaruh Ketum Parpol jika Jadi Presiden, Tetap Sahkan RUU Perampasan Aset

Upaya medis dilakukan, namun sayangnya, nyawanya tidak dapat diselamatkan.

Hanya setengah jam setelah tragedi itu, seorang remaja laki-laki berusia 18 tahun ditemukan tewas.

Remaja itu ditemukan di jalur kereta api dekat Pangbourne Railway Station.

Polisi segera mengonfirmasi bahwa kedua kematian tersebut terkait.

Mereka tidak mencari pelaku lain dalam insiden ini.

Detektif Superintendent Kevin Brown, kepala unit kejahatan besar, menyampaikan kondolansinya kepada keluarga korban.

"Kami masih dalam tahap awal penyelidikan ini, tetapi saat ini tidak mencari pelaku lain terkait kedua kematian itu. Kami memperlakukan keduanya sebagai peristiwa terkait, dan tidak ada ancaman lebih lanjut terhadap masyarakat," ungkapnya.

Warga setempat dan teman-teman Maya Bracken masih terkejut dan berduka.

Mereka merasa kehilangan sosok yang diakui sebagai wanita baik hati dan penuh cinta terhadap keluarganya.

Polisi Thames Valley mendesak siapa pun yang memiliki informasi terkait kejadian ini untuk menghubungi 101 atau membuat laporan melalui situs web mereka, dengan mencantumkan nomor referensi 43240005369.(*)

++Laporan dioptimasi dari thesun.co.uk

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved