Jatanras
Sadis! Terapis di Malang Bunuh Kliennya dengan Celurit, Cekcok Gara-gara Pelet tak Mempan
Pria 34 tahun itu dimutilasi oleh Abdul Rahman dengan pisau miliknya di sebuah kosan ada 15 Oktober 2023 lalu.
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
Menurutnya, korban menghubungi pelaku sejak Juni 2023 lalu. Korban meminta agar pelaku ini memberinya ilmu pelet.
Baca juga: Sosok Clara Wirianda yang Viral di Twitter, Disebut Dekat dengan Pejabat di Wilayah Ini
Lalu karena tertarik, korban menghubungi pelaku untuk memintanya memberi ilmu pelet tersebut.
Namun rupanya ilmu pelet itu nyatanya tidak berguna. Alias korban kecewa lantaran tidak sesuai kemampuannya.
"Korban mendatangi pelaku, untuk menyampaikan bahwa peletnya tidak berhasil."
Karena tidak terima dan merasa dibohongi oleh pelaku, korban datang dan dari situlah terjadi cekcok.
“Korban dan pelaku serta sempat terjadi adu fisik," sambungnya.
Baca juga: Mobil Hilux Hilang Kendali dan Nyaris Menghantam Rumah Warga, Pengemudi Diduga Ngantuk
Kasus pembunuhan terjadi di kos tersangka yang digunakan sebagai tempat terapis pijat.
"Lalu, pelaku mengambil celurit yang ada di bawah meja."
"Kemudian dibacokkan ke korban sebanyak 2 kali, hingga korban roboh dan meninggal," lanjutnya.
Jasad korban dimutilasi keesokan harinya pada Senin, 16 Oktober 2023, menggunakan pisau.
Wakasat Reskrim Polresta Malang Kota, AKP Nur Wasis, mengatakan keluarga korban telah tiba di RS Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk memastikan identitas kerangka manusia yang ditemukan.
Diketahui, jasad korban dikubur di dekat Sungai Bango dan ditemukan warga sudah menjadi kerangka.
"Keluarga datang dari Surabaya, untuk mengecek struktur gigi dari tengkorak tersebut."
"Pihak keluarga melihat ada beberapa susunan gigi yang mirip dengan milik korban."
"Namun, keluarga masih ingin memastikan dengan melihat foto korban semasa hidup, yang terlihat giginya secara jelas."
| Seorang Warga Gorontalo Diduga Jalankan Modus Kredit Bodong, Pinjamkan Nama untuk Tipu Korban |
|
|---|
| Modus "Ayah Batin" Dosen UIN Mataram Terbongkar, Tujuh Mahasiswi Diduga Jadi Korban Pencabulan |
|
|---|
| Tragis! Bocah 9 Tahun di Jayapura Tewas Dicekik Ayah Tiri, Jasad Dibuang ke Laut |
|
|---|
| Seorang Pria di Gorontalo Lecehkan Anak Kandung Sejak Usia 13 Tahun, Dibawa ke Kebun hingga Hotel |
|
|---|
| Polisi Cegat Seorang Warga Gorontalo Bawa Narkoba Jenis Sabu-sabu |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Ilustrasi-kriminal.jpg)