Jatanras

Ketua DPRD Solok Dilaporkan ke Polisi, Dugaan Rudapaksa jadi Sorotan

"Visum sudah kita lakukan di RSUD Aro Suka dan akan keluar paling lambat tiga hari ke depan," tuturnya.

Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
TribunGorontalo.com
Ilustrasi -- Rudapaksa 

Dodi mengatakan, ia bersama tim pemenangannya menggelar rapat di rumah tersebut.

Sehingga, situasi rumah saat itu cukup ramai, bahkan kedua orang tua HK juga hadir.

"Saya tidak pernah melakukan apa yang dituduhkan," kata Dodi.

Dodi akan membuat laporan kepada Polda Sumbar menanggapi tuduhan tersebut.

Ia mengimbau masyarakat untuk memilah informasi yang beredar.

Dampak Kasus Dugaan rudapaksa Ketua DPRD Solok

Kasus dugaan rudapaksa yang menyeret Ketua DPRD Solok, Dodi Hendra, menjadi sorotan publik.

Kasus ini menimbulkan berbagai dampak, baik bagi korban, terduga pelaku, maupun masyarakat.

Bagi korban, kasus ini tentu menimbulkan trauma dan kecemasan.

Ia harus menjalani pemeriksaan polisi dan visum medis.

Selain itu, ia juga harus menghadapi tekanan dari masyarakat.

Bagi terduga pelaku, kasus ini dapat merusak reputasinya dan mengganggu karier politiknya.

Ia juga harus menghadapi proses hukum yang panjang dan melelahkan.

Bagi masyarakat, kasus ini dapat menimbulkan keresahan dan ketidakpercayaan terhadap aparat hukum.

Selain itu, kasus ini juga dapat memicu terjadinya diskriminasi terhadap perempuan.

Kasus ini juga menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi terjadinya tindak kekerasan seksual.

Masyarakat juga diharapkan untuk mendukung korban dan memberikan informasi yang akurat kepada aparat hukum.(*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved