Zona Perang
Apa Itu 'Iron Bird'? Teknologi untuk Jet Hypersonic Quarterhorse yang Berhasil Diuji Hermeus
Tantangan besar masih menanti, namun prestasi Hermeus dalam pengujian Quarterhorse menjadi sorotan utama dalam industri penerbangan global.(*)
Penulis: Redaksi | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Pesawat-hipersonik-Quarterhorse-tanpa.jpg)
Hermeus berencana untuk terus meningkatkan kompleksitas dengan merancang tiga pesawat tambahan dalam program Quarterhorse.
Setelah Mk 0, langkah selanjutnya adalah Quarterhorse Mk 1, yang saat ini sedang dalam pembangunan dan dijadwalkan untuk terbang pada tahun 2024.
Mk 1 akan digunakan untuk uji terbang lepas landas dan mendarat jarak jauh.
Sementara itu, Quarterhorse Mk 2 dan Mk 4 direncanakan untuk mencapai kecepatan di bawah Mach 3, menampilkan transisi mode turbojet-to-ramjet dalam penerbangan.
Sebagai tambahan, Hermeus telah mendapatkan dukungan keuangan sebesar $60 juta dari Angkatan Udara dan perusahaan modal ventura pada Agustus 2021 untuk mendukung program uji terbang Quarterhorse.
Meskipun proyek ini terfokus pada pengembangan pesawat eksekutif hipersonik dan supersonik di masa depan, potensinya juga mencakup aplikasi militer seperti transportasi kargo dan rekognisi.
Jika Quarterhorse terbukti sukses, Hermeus berencana untuk mengembangkan pesawat penumpang hipersonik yang lebih besar dengan harapan menjadi pesawat terbang ulang tercepat di dunia, membuka peluang untuk penerbangan komersial dengan kecepatan luar biasa.
Tantangan besar masih menanti, namun prestasi Hermeus dalam pengujian Quarterhorse menjadi sorotan utama dalam industri penerbangan global.(*)
(WarZone)
| Rusia Mewanti-wanti Amerika Serikat tak Izinkan Ukraina Gunakan Rudal Storm Shadow |
|
|---|
| Uni Eropa Sebut Iran Pasok Rudal Balistik ke Rusia |
|
|---|
| 5 Penembak Jitu Paling Terkenal dalam Dunia Militer |
|
|---|
| Sukarelawan Indonesia Direkrut Rusia untuk Berperang Melawan Ukraina |
|
|---|
| Serangan Rudal Rusia Kembali Guncang Ukraina, Kyiv dan Mykolaiv Terkena Dampak |
|
|---|