Perang Rusia Ukraina

Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-512: AS Kembali Beri Kyiv Bantuan Tambahan 1,3 Miliar Dolar

Kondisi terkini perang Rusia, Kamis (20/7/2023): Amerika Serikat kembali akan mengirim paket bantuan tambahan senilai 1,3 miliar dolar ke Ukraina.

Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
Twitter @POTUS
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky (kiri) menemui Presiden Amerika Serikat Joe Biden (kanan) di Washington, DC pada 21 Desember 2022. Kabar terbaru dalam perang Rusia vs Ukraina hari ke-512 pada Kamis, 20 Juli 2023: AS memberikan paket bantuan tambahan senilai 1,3 miliar dolar ke Ukraina. 

- Pejabat AS memiliki informasi yang menunjukkan bahwa Rusia telah meletakkan ranjau laut tambahan di dekat pelabuhan Ukraina.

“Kami percaya bahwa ini adalah upaya terkoordinasi untuk membenarkan setiap serangan terhadap kapal sipil di Laut Hitam dan menyalahkan Ukraina atas serangan ini,” kata Juru Bicara Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih, Adam Hodge.

- Perkembangan terjadi setelah pelabuhan Laut Hitam Odesa mengalami serangan "malam neraka" kedua, dengan Rusia menargetkan fasilitas biji-bijian dan infrastruktur pelabuhan.

Serangan itu merupakan upaya untuk menghentikan biji-bijian Ukraina mencapai pasar dunia, ungkap Mykhailo Podolyak, Penasihat Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-507: Putin Gagal Cari Pengganti Bos Tentara Bayaran Wagner

- Sebuah video muncul yang dimaksudkan untuk menunjukkan bos tentara bayaran Wagner Rusia, Yevgeny Prigozhin berbicara kepada para pejuangnya di Belarusia dan menyebut upaya perang Rusia di Ukraina sebagai "aib", dalam rekaman pertama sejak pemberontakannya ke Moskow bulan lalu.

- Dalam video tersebut, Prigozhin menyebut bahwa Wagner tidak akan lagi berperang di Ukraina dan akan menuju ke Afrika.

“Apa yang terjadi di depan (di Ukraina) sekarang adalah aib di mana kita tidak perlu berpartisipasi,” ujar Prigozhin.

“(Kami akan) menunggu saat ketika kami dapat membuktikan diri kami secara penuh.” sambungnya.

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-506: Putin Tegaskan Tank dari Barat Jadi Target Prioritas

- Putin akan menghadiri KTT BRICS di Afrika Selatan bulan depan melalui konferensi video di tengah spekulasi bahwa ia dapat ditahan dengan surat perintah Pengadilan Pidana Internasional (ICC) atas kejahatan perang di Ukraina jika ia muncul secara langsung.

Untuk diketahui, Afrika Selatan adalah anggota ICC, artinya mereka wajib menangkap Putin jika dia masuk ke negara itu.

- Palang Merah Belarus telah memicu kemarahan internasional setelah ketuanya mengatakan kepada televisi pemerintah Belarusia bahwa organisasi tersebut secara aktif terlibat dalam membawa anak-anak Ukraina dari wilayah yang diduduki Rusia ke Belarus.

“Palang Merah Belarusia telah mengambil, dan sedang mengambil, dan akan mengambil, bagian aktif di dalamnya, (deportasi),” kata Dzmitry Shautsou kepada saluran TV Belarus 1 milik pemerintah.

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-505: Militer Rusia Lucuti Senjata Tentara Bayaran Wagner

- Pembicaraan yang dimediasi oleh Arab Saudi dan Turki tentang pemulangan ribuan anak Ukraina yang dibawa ke Rusia sejak invasi berlangsung setidaknya sejak April, lapor Reuters.

Dikatakan bahwa kesepakatan akan tercapai karena itu akan bergantung pada Putin.

"Baginya untuk mengembalikan (anak-anak) berarti dia setuju bahwa dia adalah penjahat perang," ungkap sumber yang mengetahui pertemuan tersebut.

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-504: Dukung Ukraina, Australia Bakal Kirim Pesawat Pengintai

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved