Perang Rusia Ukraina
Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-512: AS Kembali Beri Kyiv Bantuan Tambahan 1,3 Miliar Dolar
Kondisi terkini perang Rusia, Kamis (20/7/2023): Amerika Serikat kembali akan mengirim paket bantuan tambahan senilai 1,3 miliar dolar ke Ukraina.
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
TRIBUNGORONTALO.COM - Perang yang terjadi di antara pasukan militer Rusia dengan Ukraina hingga hari ini, Kamis (20/7/2023) telah berlangsung selama 512 hari.
Kabar terbaru dalam perang Rusia adalah Amerika Serikat kembali menggelontorkan bantuan tambahan senilai 1,3 miliar dolar untuk Ukraina.
Invasi ini dimulai sejak Presiden Rusia Vladimir Putin memerintahkan pasukan militernya untuk meluncurkan serangan berskala penuh ke Ukraina pada 24 Februari 2022 lalu.
Seiring perkembangannya, Rusia mencaplok 4 wilayah Ukraina sekaligus yakni Donetsk, Luhansk, Zaporizhzhia, dan Kherson.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-511: Balas Dendam, Rusia Serang 2 Kota Pelabuhan Ukraina
Konflik di antara negara bertetangga tersebut, hingga sekarang masih terus berlanjut dan belum terlihat akan segera berakhir.
Kabar Terbaru Perang Rusia vs Ukraina
Dilansir TribunGorontalo.com dari The Guardian, berikut sederet kejadian yang perlu diketahui pada hari ke-512 perang Rusia vs Ukraina:
- AS telah mengumumkan 1,3 miliar dolar bantuan keamanan tambahan untuk Ukraina.
Paket bantuan tersebut diatur untuk mencakup kemampuan pertahanan udara dan amunisi.
“Pengumuman ini merupakan awal dari proses kontrak untuk memberikan kemampuan prioritas tambahan ke Ukraina,” bunyi pernyataan Pentagon pada Rabu (19/7/2023).
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-510: Pasukan Putin Luncurkan Gelombang Serangan Udara
- Para menteri luar negeri Uni Eropa diperkirakan akan membahas proposal pada hari Kamis untuk membelanjakan hingga 20 miliar euro dalam bentuk senjata, amunisi, dan bantuan militer lainnya untuk Ukraina selama empat tahun.
Proposal tersebut merupakan bagian dari upaya untuk menempatkan dukungan blok untuk Ukraina pada pijakan jangka panjang.
- Rusia mengatakan semua kapal yang melakukan perjalanan ke pelabuhan Ukraina di Laut Hitam akan dianggap sebagai pengangkut peralatan militer mulai Kamis, beberapa hari setelah keluar dari kesepakatan biji-bijian Laut Hitam.
Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan akan "menandai negara-negara dari kapal semacam itu, yang dianggap sebagai pihak dalam konflik Ukraina".
Kemenhan Rusia tidak mengatakan tindakan apa yang mungkin diambil.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-509: Putin Tegaskan Rusia Berhak Gunakan Bom Cluster
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/zelensky-dan-biden.jpg)