Perang Rusia Ukraina
Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-505: Militer Rusia Lucuti Senjata Tentara Bayaran Wagner
Update perang Rusia vs Ukraina hari ke-505, Kamis (13/7/2023): kelompok tentara bayaran Rusia, Wagner, menyerahkan senjatanya kepada otoritas.
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Wahid Nurdin
TRIBUNGORONTALO.COM - Persenjataan kelompok tentara bayaran Wagner, yang sempat ikut berperang di Ukraina, kini dilucuti oleh Rusia imbas dari pemberontakan beberapa waktu lalu.
Dilansir TribunGorontalo.com dari Al Jazeera pada Kamis (13/7/2023) atau hari ke-505 perang Ukraina, Wagner tengah menyelesaikan penyerahan perangkat keras dan senjata militernya kepada angkatan bersenjata reguler Rusia.
Hal itu disampaikan Kementerian Pertahanan Rusia, dua minggu setelah pemberontakan Wagner ke Ibu Kota Rusia, Moskow.
Pada Rabu (12/7/2023), Kemenhan Rusia mengumumkan bahwa pihaknya telah menerima lebih dari 2.000 perangkat keras militer, termasuk tank, peluncur roket bergerak, dan sistem anti-pesawat.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-504: Dukung Ukraina, Australia Bakal Kirim Pesawat Pengintai
Disebutkan telah diberikan "lebih dari 2.500 ton berbagai jenis amunisi dan sekitar 20.000 senjata ringan".
Banyak peralatan, kata Kemenhan Rusia, belum pernah digunakan dalam pertempuran sebelumnya.
Pelucutan senjata Wagner mencerminkan upaya otoritas Rusia untuk meredakan ancaman yang ditimbulkan oleh tentara swasta dan sang Bos, Yevgeny Prigozhin, meskipun nasibnya masih belum pasti.
Di bawah ketentuan kesepakatan yang mengakhiri pemberontakan, dia seharusnya pergi ke pengasingan di Belarusia, namun Presiden Belarusia Alexander Lukashenko mengatakan pekan lalu bahwa tentara Wagner tetap berada di kamp mereka dan Prigozhin berada di Rusia.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-492: Tentara Bayaran Wagner Akhirnya Lepas Tangan dari Invasi
Sebelumnya pada Senin (10/7/2023), Kremlin mengatakan bahwa Prigozhin dan 34 pejabat puncaknya bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin pada 29 Juni, lima hari setelah pemberontakan.
Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan komandan Wagner berjanji setia kepada Putin dan bahwa mereka siap "terus berjuang untuk Tanah Air".
Putin menyatakan bahwa pasukan Wagner diminta untuk menandatangani kontrak dengan kementerian pertahanan, pindah ke Belarus atau pensiun dari dinas.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-490: NATO Siap Lindungi Anggotanya Menyusul Pindahnya Wagner
Sementara itu, Kemenhan Rusia yang merilis foto-foto peralatan di lokasi yang dirahasiakan, mengatakan bahwa senjata Wagner telah dipindahkan ke posisi belakang di mana peralatan itu bisa dirawat atau diperbaiki.
Untuk diketahui, Wagner sempat dikerahkan untuk ikut membantu pasukan reguler Rusia dalam menginvasi Ukraina.
Seiring berjalannya waktu, Wagner yang memainkan peran kunci dalam ofensif Ukraina, berusaha menggulingkan kepemimpinan militer Rusia selama pemberontakan, yang berakhir dalam waktu kurang dari 24 jam.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-488: Pemberontakan Wagner Tak Pengaruhi Pertempuran Bakhmut
Akibat konflik internal dengan pemerintahan Rusia, Wagner pun memutuskan untuk mundur dari invasi di Ukraina yang dimulai sejak 24 Februari 2022 ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/ilustrasi-wagner.jpg)