Perang Rusia Ukraina
Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-507: Putin Gagal Cari Pengganti Bos Tentara Bayaran Wagner
Update perang Rusia vs Ukraina hari ke-507, Sabtu (15/7/2023): Putin gagal cari pengganti pemimpin kelompok tentara bayaran Wagner.
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
TRIBUNGORONTALO.COM – Presiden Rusia Vladimir Putin gagal mencari pengganti bos kelompok tentara bayaran Wagner untuk berperang di Ukraina.
Sebagaimana diketahui, Wagner telah dikerahkan untuk membantu pasukan militer reguler Rusia dalam invasi di Ukraina yang dimulai sejak 24 Februari 2022.
Hingga kemudian belum lama ini, Wagner memutuskan mundur dari zona perang di Ukraina menyusul adanya konflik internal antara kelompok tentara bayaran dengan pemerintahan Rusia.
Dilansir TribunGorontalo.com dari The Guardian pada Sabtu (15/7/2023) atau hari ke-507 perang, Putin mengaku mencari dan gagal untuk mengganti Yevgeny Prigozhin sebagai pemimpin pejuang Wagner di Ukraina setelah kepala tentara bayaran itu menolak proposalnya selama pertemuan di Kremlin bulan ini.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-506: Putin Tegaskan Tank dari Barat Jadi Target Prioritas
Pernyataan Putin yang muncul dalam wawancara dengan surat kabar Kommersant tersebut merupakan pengakuan mengejutkan bahwa presiden Rusia masih merundingkan pengambilalihan kelompok tentara bayaran Wagner.
Analis berpendapat bahwa pemberontakan Wagner yang berumur pendek bulan lalu mengungkap kelemahan dan ketidakmampuan Putin untuk mengelola konflik di antara berbagai pemain kekuasaan dalam rezimnya.
Sementara itu pada Jumat (14/7/2023), rekaman siaran media pemerintah Belarusia menunjukkan bahwa instruktur Wagner mulai tiba di Belarusia sebagai bagian dari kesepakatan pengasingan yang dicapai dengan Kremlin setelah pemberontakan tentara bayaran ke Moskow yang dibatalkan beberapa waktu lalu.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-505: Militer Rusia Lucuti Senjata Tentara Bayaran Wagner
Adapun Putin mengatakan kepada kolumnis Andrei Kolesnikov bahwa dia bertemu dengan Prigozhin serta 35 komandan Wagner di Kremlin setelah pemberontakan dan berusaha merundingkan persyaratan untuk kelanjutan partisipasi kelompok tentara bayaran dalam perang Rusia di Ukraina.
Dalam pertemuan tersebut, Putin menawarkan Prigozhin opsi untuk mengizinkan pejuang Wagner terus bertugas di Ukraina di bawah kepemimpinan komandan medan perang mereka, Andrey Trochev.
“Mereka semua bisa berkumpul di satu tempat dan terus mengabdi,” kata Putin kepada Kolesnikov, yang telah meliput pemimpin Kremlin selama beberapa dekade.
“Dan tidak ada yang akan berubah untuk mereka. Mereka akan dipimpin oleh orang yang sama yang telah menjadi komandan mereka yang sebenarnya selama ini.” lanjutnya.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-504: Dukung Ukraina, Australia Bakal Kirim Pesawat Pengintai
Tawaran itu mendapat dukungan dari para komandan Wagner, kata Putin.
Namun tawaran tersebut berujung mendapatkan penolakan dari Prigozhin.
“Banyak dari mereka menganggukkan kepala ketika saya mengatakan ini. Tapi Prigozhin, yang duduk di depan mereka dan tidak melihat (reaksi mereka), berkata: ‘Tidak, orang-orang tidak akan setuju dengan keputusan itu.’” ungkap Putin.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-503: Hampir 50.000 Pria Rusia Tewas selama Invasi Berlangsung
Wawancara tersebut tampaknya menjadi bagian dari upaya yang lebih luas oleh Kremlin untuk memenangkan loyalitas jajaran Wagner, bahkan saat berusaha mendiskreditkan Prigozhin dengan membocorkan informasi sensitif dan memalukan tentang dirinya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Presiden-Rusia-Vladimir-Putin-pada-21-Februari-2023.jpg)