Perang Rusia Ukraina

Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-378: Zelensky Bersumpah untuk Temukan Pembunuh Tahanan Perang

Update perang Rusia vs Ukraina hari ke-378, Rabu (8/3/2023): Presiden Volodymyr Zelensky bersumpah untuk temukan pembunuh tahanan perang atau PoW.

Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
Tangkapan Layar The Guardian
Foto Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky saat pidato kenegaraan pada 14 Maret 2022. Update perang Rusia vs Ukraina hari ke-378 pada Rabu, 8 Maret 2023: Murka, Zelensky bersumpah untuk menemukan prajurit Rusia yang mengeksekusi tahanan perang atau prisoner of war (PoW). 

TRIBUNGORONTALO.COM - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dibuat murka dengan ulah prajurit Rusia yang menghabisi nyawa tahanan perang atau prisoner of war (PoW).

Dilansir TribunGorontalo.com dari The Guardian pada Rabu (8/3/2023) atau hari ke-378 perang di Ukraina, Zelensky lantas bersumpah untuk menemukan 'pembunuh' PoW yang diduga ditembak mati oleh pasukan Rusia.

Komentar Zelensky itu muncul setelah video yang memperlihatkan pembunuhan pejuang tak bersenjata.

Zelensky telah bersumpah untuk "menemukan pembunuh" dari seorang tawanan perang dari Ukraina yang tidak bersenjata yang tampaknya ditembak mati oleh pasukan Rusia.

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-377: Perebutan Bahkmut Dilanjutkan meski Korban Meningkat

Yang mana ketika militer Ukraina menyebutkan nama pria yang disebutkan dalam rekaman yang menyebar dengan cepat di media sosial pada Senin (6/3/2023) tersebut.

Dalam klip berdurasi 12 detik yang pertama kali beredar di Telegram dan dibagikan secara luas di Twitter, seorang pejuang yang ditahan, yang disebut oleh militer Ukraina sebagai Tymofiy Mykolayovych Shadura, terlihat berdiri di parit dangkal sambil merokok.

Prajurit itu, berseragam dengan lambang bendera Ukraina di lengannya, mengatakan "Kemuliaan bagi Ukraina" dan kemudian ditembak dengan senjata otomatis.

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-376: Unit Elit Pasukan Zelensky Perkuat Wilayah Bakhmut

Dia merosot ke tanah saat peluru tampak mengenai tubuhnya dan terdengar suara yang mengatakan: "Mati, si***n" dalam bahasa Rusia.

Militer Ukraina mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa Shadura adalah anggota Brigade Mekanik Terpisah ke-30 dan telah hilang sejak 3 Februari di dekat Bakhmut di Ukraina timur, menurut informasi awal.

Beberapa media dan blogger Ukraina meragukan pernyataan militer bahwa pria itu adalah Shadura dan sebaliknya mengklaim bahwa pria yang terbunuh itu adalah Oleksandr Igorevich Matsievskyi, anggota kompi pendukung tembakan dari batalion ke-163 pertahanan teritorial di Kota Nizhyn, yang diterjunkan ke Bakhmut November lalu.

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-374: Bos Wagner Minta Zelensky Tinggalkan Kota Bakhmut

Dia dilaporkan hilang pada bulan Januari 2023, diduga ditangkap oleh Rusia, dan tubuhnya dilaporkan dikembalikan ke keluarganya pada bulan Februari.

“Saat ini, jenazah prajurit kami berada di wilayah yang diduduki sementara. Konfirmasi akhir dari identitas dapat dilakukan setelah pengembalian jenazah dan pemeriksaan yang relevan,” kata militer.

“Komando Brigade Mekanik Terpisah ke-30 dan saudara-saudara pahlawan mengungkapkan belasungkawa yang tulus kepada kerabat dan teman-temannya. Balas dendam untuk pahlawan kita tidak akan terhindarkan. Kemuliaan bagi Ukraina! Puji para pahlawan!." lanjunya.

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-373: Gegara China, FMM G20 Gagal Capai Konsensus soal Invasi

Zelensky pun mengutuk dugaan pembunuhan itu dalam pesan video di akun Instagram dan Telegram miliknya yang diunggah pada Senin malam.

“Hari ini, sebuah video telah muncul dari penjajah yang secara brutal membunuh seorang pejuang yang dengan berani berkata di depan wajah mereka: 'Kemuliaan bagi Ukraina!', katanya. Saya ingin kita semua menanggapi kata-katanya bersama-sama, dalam kesatuan: 'Puji pahlawan! Kemuliaan bagi para pahlawan! Kemuliaan bagi Ukraina!’ Dan kita akan menemukan pembunuhnya. Ukraina tidak akan melupakan prestasi setiap orang yang hidupnya memberikan kebebasan kepada Ukraina selamanya.” ungkap Zelensky.

Baca juga: Tangkap Banyak Pasukan Militer Rusia, Ukraina Bingung Cari Tempat untuk Tahan PoW, Apa Itu PoW?

Halaman
123
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved