Perang Rusia Ukraina

Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-376: Unit Elit Pasukan Zelensky Perkuat Wilayah Bakhmut

Update perang Rusia vs Ukraina hari ke-376, Senin (6/3/2023): unit elit dari pasukan militer Presiden Volodymyr Zelensky perkuat wilayah Kota Bakhmut.

Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
AFP/STR
Sebuah gambar selebaran yang diambil dan dirilis pada 4 April 2022 oleh layanan pers kepresidenan Ukraina menunjukkan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky (kedua kiri) mengunjungi Kota Bucha, barat laut Ibu Kota Ukraina, Kyiv. (Photo by UKRAINIAN PRESIDENTIAL PRESS SERVICE / AFP). 

TRIBUNGORONTALO.COM - Pertempuran sengit antara pasukan Rusia dengan prajurit militer Ukraina di Kota Bakhmut, hingga kini masih berlangsung.

Dilansir TribunGorontalo.com dari Al Jazeera pada Senin (6/3/2023) atau hari ke-376 perang Rusia, Ukraina memperkuat wilayah Bakhmut dengan unit elit.

Di sisi lain, tentara reguler Rusia dan pasukan militer swasta atau kelompok tentara bayaran Grup Wagner telah membuat kemajuan lebih jauh ke pinggiran utara Kota Bakhmut.

Bakhmut adalah kota di Provinsi Donetsk, Ukraina wilayah timur, yang dengan merebutnya, Moskow akan membuka jalan untuk sepenuhnya mengendalikan sisa kawasan industri strategis Donbas yang berbatasan dengan Rusia, salah satu tujuan utama invasi.

Baca juga: Mengenal Apa Itu Sukhoi Su-34, Jet Tempur Rusia yang Ditembak Jatuh di Wilayah Ukraina Timur

Sebelum invasi militer di Ukraina yang dimulai Presiden Rusia Vladimir Putin pada 24 Februari 2022, Kota Bakhmut memiliki populasi sebanyak 73.000 jiwa.

Adapun 3.000 warga sipil yang tersisa di Bakhmut, kini tinggal di tempat penampungan tanpa akses ke gas, listrik atau air.

Para pasukan militer Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menghadapi tekanan yang semakin kuat dari pasukan Rusia, dengan pertempuran sengit terjadi di dalam dan sekitar kota timur.

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-374: Bos Wagner Minta Zelensky Tinggalkan Kota Bakhmut

Sementara itu, Institute for the Study of War (ISW) mengatakan pasukan Rusia tampaknya telah mendapatkan cukup tempat untuk "melakukan gerakan balik" terhadap bagian-bagian Bakhmut.

Ini “berbeda dengan tujuan pengepungan, yaitu untuk menjebak dan menghancurkan pasukan musuh”, ungkap ISW.

Menurut ISW, ini malah bertujuan untuk memaksa musuh meninggalkan posisi pertahanan yang telah disiapkan.

Komando Ukraina telah memberi isyarat bahwa mereka kemungkinan akan mundur daripada mengambil risiko pengepungan, kata wadah pemikir yang berbasis di Washington DC, Amerika Serikat tersebut.

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-373: Gegara China, FMM G20 Gagal Capai Konsensus soal Invasi

Pasukan Rusia Minta Lebih Banyak Dukungan

Dilansir TribunGorontalo.com dari The Guardian, pertarungan untuk menguasai Kota Bakhmut berlanjut saat pasukan Rusia meminta lebih banyak dukungan.

Pertempuran sengit terus berlanjut di dalam dan sekitar Kota Bakhmut, karena Ukraina dan Rusia tampaknya berjuang dengan kekurangan amunisi seiring meningkatnya korban.

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-372: Putus Asa, Kyiv Sarankan Pasukannya Mundur dari Bakhmut

Pasukan Ukraina masih menguasai kota meskipun terjadi pertempuran jalanan, kata Wakil Wali Kota Bakhmut Oleksandr Marchenko kepada BBC Radio 4.

Halaman
123
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved