Perang Rusia Ukraina
Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-329: Penasihat Zelensky Mundur gegara Salah Beri Informasi
Update perang Rusia vs Ukraina hari ke-329, Rabu (18/1/2023): seorang penasihat dari Presiden Volodymyr Zelensky mundur setelah picu kemarahan besar.
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Presiden-Ukraina-Volodymyr-Zelenskyy_.jpg)
Selama beberapa minggu pertama invasi, Arestovych adalah salah satu tokoh dan sumber informasi yang paling banyak ditonton di Ukraina.
Baca juga: Update Invasi Hari Ke-324: Tentara Rusia Divonis 5 Tahun Penjara karena Tak Mau Perang di Ukraina
Arestovych terbuka tentang fakta bahwa dia menghasilkan konten yang optimis untuk menghibur masyarakat Ukraina yang tertekan dan menyebut dirinya sebagai "obat penenang" untuk Ukraina.
Namun, pada musim semi, popularitas dan kredibilitasnya telah memudar.
Jauh lebih sedikit orang yang ingin mendengar dan mempercayai ramalannya.
Pernyataannya bahwa perang hanya akan berlangsung dua hingga tiga minggu menjadi momen puncak bagi para pencelanya.
Baca juga: Update Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-323: Zelensky Ejek Klaim Tentara Bayaran soal Direbutnya Soledar
Update Korban Perang
Dilansir TribunGorontalo.com dari Al Jazeera, lebih dari 9.000 warga sipil Ukraina termasuk 453 anak-anak telah tewas sejak invasi Rusia yang dimulai pada 24 Februari 2022, menurut seorang pejabat tinggi.
Kepala Administrasi Kepresidenan Ukraina Andriy Yermak mengumumkan jumlah korban yang suram di Forum Ekonomi Dunia (WEF) di Davos, Swiss pada hari Selasa.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-322: Ratusan Tentara Zelensky Berlatih Gunakan Patriot di AS
Yermak juga menambahkan bahwa Ukraina juga mencatat 80.000 kejahatan yang dilakukan pasukan Rusia selama invasi.
“Kami telah mencatat 80.000 kejahatan yang dilakukan oleh penjajah Rusia." kata Yermak.
“Kami tidak akan memaafkan satu pun (tindakan) penyiksaan atau nyawa yang diambil. Setiap penjahat akan dimintai pertanggungjawaban.” lanjutnya.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-321: Pasukan Zelensky Perkuat Pertahanan di Wilayah Timur
Yermak mengulangi panggilan untuk pengadilan internasional khusus untuk mengadili Rusia dan reparasi atas kehancuran yang disebabkan oleh invasi.
Sebelumnya, pada Senin (16/1/2023), Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mengatakan lebih dari 7.000 warga sipil telah tewas di Ukraina selama perang Rusia.
Tidak mungkin untuk memverifikasi kedua angka tersebut, tetapi perkiraan korban perang sering dipahami lebih rendah dari kenyataan.
(TribunGorontalo.com/Nina Yuniar)