Perang Rusia Ukraina
Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-329: Penasihat Zelensky Mundur gegara Salah Beri Informasi
Update perang Rusia vs Ukraina hari ke-329, Rabu (18/1/2023): seorang penasihat dari Presiden Volodymyr Zelensky mundur setelah picu kemarahan besar.
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Presiden-Ukraina-Volodymyr-Zelenskyy_.jpg)
TRIBUNGORONTALO.COM - Seorang Penasihat Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky telah mengundurkan diri setelah menyebabkan kemarahan di tengah perang Rusia yang telah berlangsung hampir setahun ini.
Penasihat Presiden Ukraina yang mengundurkan diri imbas invasi Rusia itu ialah Oleksiy Arestovych.
Dilansir TribunGorontalo.com dari The Guardian pada Rabu (18/1/2023) atau hari ke-329 perang Rusia, Arestovych memicu kemarahan yang meluas ketika ia mengatakan rudal Rusia yang menewaskan puluhan orang telah ditembak jatuh oleh Ukraina.
Diketahui bahwa sejumlah 45 orang tewas di Kota Dnipro, Ukraina, ketika rudal balistik anti-kapal Rusia X-22 menghantam sebuah blok apartemen pada Sabtu (14/1/2023).
Baca juga: Update Perang Rusia Hari Ke-328: Kirim Tank Canggih, Inggris Desak Jerman untuk Ikut Bantu Ukraina
Oleksiy Arestovych mengatakan roket yang menghantam gedung Dnipro diledakkan setelah ditembak jatuh oleh pasukan Ukraina.
Tim penyelamat menghentikan pencarian pada Selasa (17/1/2023) dengan 20 orang masih dinyatakan hilang dalam serangan rudal di apartemen di Kota Dnipro itu.
Dalam komentar di saluran YouTube, beberapa jam setelah serangan terhadap apartemen di Kota Dnipro itu, Arestovych mengatakan roket tersebut meledak setelah ditembak jatuh oleh pasukan pertahanan udara Ukraina.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-328: Lebih dari 7.000 Warga Sipil Tewas selama Invasi Putin
"Roket itu ditembak jatuh, jatuh di jalan masuk, meledak saat jatuh," katanya kepada Feigin Live.
Ratusan warga sipil Ukraina dan beberapa tokoh terkemuka turun ke media sosial pada hari-hari berikutnya, menuntut Administrasi Kepresidenan Ukraina memecat Arestovych karena membuat pernyataan yang tidak diverifikasi.
Mereka mengatakan komentar itu membantu propaganda Rusia, yang sering menggambarkan serangan sebagai kesalahan angkatan bersenjata Ukraina.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-327: 30 Korban Tewas Akibat Rudal Hantam Apartemen Dnipro
Terlebih, dalam sebuah pernyataan, pasukan pertahanan udara Ukraina mengaku bahwa saat ini mereka tidak memiliki kemampuan teknologi untuk mendeteksi atau menembak jatuh rudal balistik.
Arestovych diketahui menolak untuk meminta maaf selama 2 hari, menyalahkan kelelahan dan menyatakan bahwa itu adalah "satu teori" yang dikemukakan oleh seorang teman yang kebetulan berada di dekat tempat kejadian.
Kemudian pada hari Selasa, Arestovych mengunggah gambar surat pengunduran dirinya di Facebook, yang menyatakan bahwa itu adalah "contoh perilaku beradab" mengingat "kesalahan mendasarnya".
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-325: Moskow Buka Gerbang Belarus untuk Ikut Bertempur
Juru Bicara Presiden Ukraina, Serhiy Nykoforov, membenarkan bahwa pengunduran diri telah diterima.
Mantan aktor dan politikus itu diangkat sebagai penasihat lepas, non-staf administrasi kepresidenan pada 2020.