Perang Rusia Ukraina

Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-318: AS Beri Sanksi Iran gegara Ikut Bantu Invasi Putin

Update perang Rusia vs Ukraina hari ke-318, Sabtu (7/1/2023): AS umumkan sanksi ke Iran yang diduga terlibat dalam invasi Vladimir Putin.

Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
Kolase Capture The Guardian
Kolase Presiden Amerika Serikat Joe Biden (Kanan) saat menyebut Presiden Rusia Vladimir Putin (Kiri) sebagai penjahat perang karena invasi di Ukraina. Update perang Rusia vs Ukraina pada hari ke-318 pada Sabtu (7/1/2023): AS memberikan sanksi terhadap Iran karena diduga kirim senjata untuk bantu invasi pasukan militer Putin di Ukraina. 

TRIBUNGORONTALO.COM - Amerika Serikat menuding Iran selaku produsen senjata, terlibat dalam perang Rusia di Ukraina yang hingga kini telah berlangsung hampir setahun.

Dilansir TribunGorontalo.com dari AlJazeera pada Sabtu (7/1/2023( atau hari ke-318 perang, AS pun mengumumkan sanksi terhadap industri Iran yang memproduksi rudal balistik dan drone.

Rudal dan drone atau dikenal sebagai kendaraan udara tak berawak (UAV) buatan Iran itu, diklaim AS telah digunakan untuk memfasilitasi invasi Rusia di Ukraina.

Dalam rilis berita pada Jumat (6/1/2023), Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mengatakan sanksi akan menargetkan 7 orang dalam posisi kepemimpinan di Qods Aviation Industries, produsen UAV Iran, dan Organisasi Industri Dirgantara Iran (AIO) yang mengelola program rudal balistik Iran.

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-313: Ibu Kota Kyiv Diserang hingga 45 Drone Iran Dilumpuhkan

“Iran kini telah menjadi pendukung militer utama Rusia,” kata Blinken dalam pernyataan tersebut.

“Iran harus menghentikan dukungannya untuk perang agresi Rusia yang tidak beralasan di Ukraina, dan kami akan terus menggunakan setiap alat yang kami miliki untuk mengganggu dan menunda transfer ini dan membebankan biaya pada aktor yang terlibat dalam aktivitas ini.” lanjutnya.

Hubungan antara AS dan Iran, yang sudah tegang, menjadi semakin tegang karena Iran meningkatkan hubungan militernya dengan Rusia.

Baca juga: Di tengah Perang Ukraina, AS Peringatkan soal Perluasan Kerja Sama Pertahanan antara Rusia dan Iran

AS telah menyatakan bahwa drone Iran digunakan untuk mendatangkan malapetaka di Ukraina dalam perang yang dimulai Presiden Rusia Vladimir Putin sejak 24 Februari 2022 lalu.

AS sebelumnya telah memberikan sanksi kepada entitas Iran yang terlibat dalam “produksi dan transfer Shahed Iran dan UAV seri Mohajer”, dua model drone.

Ukraina dan Rusia sama-sama menggunakan UAV dalam upaya mereka selama perang, terkadang untuk pengawasan maupun serangan mematikan.

Baca juga: Apa Itu Drone Kamikaze? Pesawat Tanpa Awak Buatan Iran yang Dipakai Rusia untuk Serang Ukraina

Awal pekan ini, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menuduh Rusia merencanakan pengeboman yang berlarut-larut, dengan mengandalkan drone buatan Iran untuk “menghabisi” Ukraina.

Iran sebelumnya membantah memberikan drone ke Rusia untuk digunakan dalam perang Ukraina.

Namun pada bulan November 2022 lalu, Iran mengkonfirmasi bahwa mereka telah memberikan "sejumlah terbatas" bahan peledak udara ke Rusia.

Bahan peledak itu, kata Iran, dikirim ke Rusia sebelum invasi ke Ukraina pada Februari 2022.

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-240: Terlibat, Iran Dijatuhi Sanksi Inggris dan Uni Eropa

Halaman
12

Ikuti kami di

AA
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved