Perang Rusia Ukraina

Di tengah Perang Ukraina, AS Peringatkan soal Perluasan Kerja Sama Pertahanan antara Rusia dan Iran

Di tengah perang di Ukraina yang masih berlangsung panas, Amerika Serikat (AS) peringatkan soal perluasan 'kemitraan' pertahanan antara Iran dan Rusia

Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
YouTube ABC News
Presiden Amerika Serikat Joe Biden saat memberikan keterangan setelah mengadakan pertemuan dengan Presiden Cina Xi Jinping di sela-sela agenda KTT G20 di Bali, Indonesia pada Senin (14/11/2022). Terbaru dikabarkan bahwa AS memperingatkan tentang perluasan kerja sama pertahanan antara Iran dan Rusia. 

TRIBUNGORONTALO.COM - Amerika Serikat (AS) peringatkan perluasan 'kemitraan' pertahanan antara Iran dan Rusia.

Dilansir TribunGorontalo.com dari Al Jazeera pada Sabtu (10/12/2022), AS menuduh Rusia memberikan bantuan militer lanjutan ke Iran, termasuk sistem pertahanan udara.

Hal ini karena AS memperingatkan memperdalam hubungan pertahanan antara Moskow dan Teheran.

Yang mana dengan Rusia menggunakan drone Iran untuk mencapai sasaran di Ukraina.

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-290: Putin Tingkatkan Potensi Penyelesaian Guna Akhiri Invasi

Juru Bicara Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih John Kirby yang mengutip penilaian intelijen AS untuk tuduhan itu, mengatakan bahwa Rusia menawarkan kepada Iran "tingkat dukungan militer dan teknis yang belum pernah terjadi sebelumnya yang mengubah hubungan mereka menjadi kemitraan pertahanan penuh".

Washington sebelumnya mengutuk kerja sama keamanan antara Iran dan Rusia.

Tetapi pada Jumat (9/12/2022), Washington menggambarkan hubungan luas yang melibatkan peralatan seperti helikopter dan jet tempur serta drone itu menghasilkan sanksi baru AS.

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-287: AS Tak Izinkan Kyiv Serang Wilayah Negara Putin

Kirby mengatakan Rusia dan Iran sedang mempertimbangkan untuk menyiapkan jalur perakitan drone di Rusia untuk konflik Ukraina.

Selain itu, disebutkan juga bahwa Rusia melatih pilot Iran di pesawat tempur Sukhoi Su-35, dengan Iran berpotensi menerima pengiriman pesawat dalam tahun ini.

“Pesawat-pesawat tempur ini secara signifikan akan memperkuat angkatan udara Iran relatif terhadap tetangga regionalnya,” kata Kirby.

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-285: AS Menilai Putin Sudah Lebih Tahu Kesulitan Pasukannya

Kekuatan Barat menuduh Iran memasok drone ke Rusia untuk perangnya melawan Ukraina, karena Moskow menghancurkan infrastruktur energi negara itu untuk mencari keuntungan dalam konflik berdarah tersebut.

Kirby mengatakan AS akan memberikan sanksi kepada tiga entitas yang berbasis di Rusia yang aktif dalam “akuisisi dan penggunaan drone Iran”.

Sanksi tersebut berlaku untuk Angkatan Udara Rusia, Pusat Penerbangan Tak Berawak Negara ke-924 dan Komando Penerbangan Transportasi Militer.

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-240: Terlibat, Iran Dijatuhi Sanksi Inggris dan Uni Eropa

“Amerika Serikat akan terus menggunakan setiap alat yang kami miliki untuk mengganggu transfer ini dan memberikan konsekuensi pada mereka yang terlibat dalam kegiatan ini,” kata Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken dalam sebuah pernyataan tentang sanksi tersebut.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved