Perang Rusia Ukraina

Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-258: Zelensky Klaim Militernya Dorong Mundur Pasukan Putin

Kondisi terkini perang, Selasa (8/11/2022): Volodymyr Zelensky klaim pasukannya dorong mundur pasukan Rusia dari Ukraina bagian timur dan selatan.

Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
Tangkapan Layar The Guardian
Foto Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky saat pidato kenegaraan pada Senin (14/3/2022) atau hari ke-19 perang Rusia Vs Ukraina. Kabar terbaru dalam perang Rusia vs Ukraina hari ke-258 pada Selasa (8/11/2022) antara lain adalah Zelensky Zelenskiy mengklaim pasukan militernya telah mendorong mundur tentara Rusia di beberapa bagian timur dan selatan hingga Ukraina menuduh pasukan Rusia menjarah serta menduduki rumah kosong di Kherson. 

Pada Jumat lalu, Putin membual bahwa Rusia telah memobilisasi 318.000 orang ke dalam angkatan bersenjatanya, mengutip sejumlah besar "sukarelawan".

- Mykhailo Podolyak, penasihat senior presiden Ukraina mengatakan Kyiv tidak pernah menolak untuk bernegosiasi dengan Moskow.

Podolyak juga menyatakan bahwa pihak Ukraina siap untuk melakukan pembicaraan dengan pemimpin masa depan Rusia, tetapi tidak dengan Putin.

“Ukraina tidak pernah menolak untuk bernegosiasi. Posisi negosiasi kami diketahui dan terbuka,” cuitan Podolyak di Twitter.

Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-253: Putin Bersedia Gabung Kesepakatan Ekspor Gandum Lagi

Podolyak mengatakan bahwa Rusia harus terlebih dahulu menarik pasukannya dari Ukraina.

“Apakah Putin siap? Tentu saja tidak. Oleh karena itu, kami konstruktif dalam penilaian kami, kami akan berbicara dengan pemimpin berikutnya.” lanjutnya.

- Zelensky mengajukan tawaran untuk hubungan keamanan yang lebih dekat dengan Israel pada hari Senin.

Zelensky menyebut bahwa kedua negara baik Ukraina maupun Israel, menghadapi ancaman yang sama.

Baca juga: Apa Itu Rudal? Misil yang Dipakai Rusia untuk Hujani Ukraina hingga Akibatkan Krisis Energi

“Saya pikir jelas bagi semua orang apa yang ditekankan Ukraina dan penekanan keamanan Israel,” ujar Zelensky dalam pidato malamnya.

Hal itu disampaikan Zelensky setelah ia melakukan percakapan dengan Benjamin Netanyahu, pemenang dalam pemilihan Israel pekan lalu.

“Saya percaya kita dapat secara signifikan memperkuat negara kita, terutama karena ancaman yang kita miliki terkait.” ungkap Zelesnky.

- Sementara itu, Penasihat Keamanan Nasional Amerika Serikat Jake Sullivan dilaporkan mengadakan pembicaraan dengan ajudan Putin.

Baca juga: Update Perang Rusia: Vladimir Putin Beri Syarat untuk Lanjutkan Kesepakatan Ekspor Gandum Ukraina

Pembicaraan digelar dengan tujuan mengurangi risiko bahwa perang di Ukraina dapat meluas atau meningkat menjadi konflik nuklir.

The Wall Street Journal mengatakan Sullivan telah mengadakan percakapan rahasia dalam beberapa bulan terakhir dengan ajudan Kremlin, Yuri Ushakov dan Sekretaris Dewan Keamanan Rusia, Nikolai Patrushev.

- Keretakan internal atas pasokan drone mematikan ke Rusia untuk digunakan di Ukraina telah terbuka di Iran.

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved