Perang Rusia Ukraina
Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-258: Zelensky Klaim Militernya Dorong Mundur Pasukan Putin
Kondisi terkini perang, Selasa (8/11/2022): Volodymyr Zelensky klaim pasukannya dorong mundur pasukan Rusia dari Ukraina bagian timur dan selatan.
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
TRIBUNGORONTALO.COM - Perang yang terjadi di antara pasukan militer Rusia dengan Ukraina hingga Selasa (8/11/2022) telah berlangsung selama 258 hari.
Kabar terbaru di antaranya adalah Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengklaim pasukan Ukraina mendorong mundur pasukan Rusia di beberapa zona perang di bagian timur dan selatan.
Invasi ini dimulai sejak Presiden Rusia Vladimir Putin memerintahkan pasukan militernya untuk meluncurkan serangan berskala penuh ke Ukraina pada Kamis (24/2/2022) lalu.
Putin juga menyebut invasi ini sebagai 'operasi militer khusus' untuk memberantas 'genosida' di Donbas, serta 'demiliterisasi' dan 'denazifikasi' Ukraina.
Baca juga: Perang Rusia-Ukraina Hari Ke-257: Ekonomi Terdampak, AS Bujuk Zelesnky agar Negosiasi dengan Putin
Tetapi dalam perkembangannya, Rusia justru mencaplok atau menganeksasi 4 wilayah Ukraina yakni Donetsk, Luhansk, Zaporizhzhia, dan Kherson sekaligus.
Konflik antar negara bertetangga tersebut sampai saat ini terus berlanjut dan belum tampak tanda-tanda untuk segera berakhir.
Bahkan menurut Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg dan mantan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson, perang Rusia vs Ukraina bisa berlangsung hingga beberapa tahun.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-257: Pasukan Putin Gempur Pembangkit Listrik, Kyiv Gelap
Kabar Terkini Perang Rusia vs Ukraina
Dilansir TribunGorontalo.com dari The Guardian, berikut sederet kejadian yang perlu diketahui pada hari ke-258 perang Rusia dengan Ukraina:
- Zelensky mengklaim pasukannya secara bertahap mendorong mundur pasukan Rusia di beberapa bagian timur dan selatan.
Baca juga: Ditemui Olaf Scholz, Xi Jinping Tolak Rusia Pakai Nuklir dan Ingin Putin Akhiri Perang Ukraina
“Kami secara bertahap bergerak maju,” kata Zelensky dalam pidato Senin malam terbarunya.
Zelensky menambahkan bahwa wilayah Donetsk timur Ukraina tetap menjadi pusat pertempuran paling berdarah di Ukraina, mengklaim Rusia “mati ratusan setiap hari”.
- Ukraina bersiap untuk pemadaman lebih lanjut setelah operator jaringan negara itu mengatakan kepada konsumen untuk memperkirakan pemadaman listrik di Ibu Kota Kyiv dan wilayah lain pada hari Senin (7/11/2022).
Ini dilakukan karena berusaha untuk mengurangi ketegangan pada infrastruktur energi yang rusak oleh serangan rudal dan pesawat tak berawak Rusia.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-255: Ada Jam Malam, Putin Suruh Penduduk Kherson Dievakuasi
Pemadaman bergilir menjadi semakin rutin setelah gelombang serangan Rusia terhadap fasilitas listrik merusak 40 persen infrastruktur energi sejak Senin, 10 Oktober 2022 lalu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Presiden-Ukraina-Volodymyr-Zelenskyy_.jpg)