Perang Rusia Ukraina

Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-190: Pasukan Zelensky Terus Beri Serangan Balasan di Kherson

Kondisi terkini perang Kamis (1/9/2022): Ukraina terus melancarkan serangan balasan ke pasukan Rusia yang menguasai wilayah Kherson.

Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
AP/Kostiantyn Liberov via The Guardian
Foto: Seorang pria dengan 2 anak kecil terlihat di sebelah sekolah yang hancur setelah serangan Rusia di Druzhkivka, wilayah Donetsk, Ukraina, pada Selasa 30 Agustus 2022. Kabar terbaru dalam perang Rusia vs Ukraina hari ke-190 pada Kamis (1/9/2022): Pasukan Volodymyr Zelenskyy terus melancarkan serangan balasan ke pasukan Vladimir Putin yang menguasai wilayah Kherson hingga ketidakpastian seputar kunjungan IAEA, pengawas nuklir PBB ke PLTN Zaporizhzhia. 

- Estonia bertujuan untuk menghentikan sebagian besar orang Rusia masuk dalam beberapa minggu, kata Menteri Luar Negeri Estonia Urmas Reinsalu pada Rabu.

Baca juga: Rusia Hancurkan Biara Kuno, Begini Kondisi Kota Kiev

“Butuh beberapa waktu, tetapi saya pikir waktu juga penting, melihat sejumlah besar warga Rusia yang masuk,” ungkap Reinsalu di Praha.

- Uni Eropa telah setuju untuk menangguhkan kesepakatan perjalanan visa dengan Moskow untuk mengekang jumlah warga negara Rusia yang memasuki blok tersebut untuk liburan dan berbelanja, menghentikan larangan visa turis penuh.

Pertemuan di Praha, 27 menlu anggota Uni Eropa berjanji untuk menangguhkan perjanjian fasilitasi visa 2007 dengan Rusia yang membuatnya relatif mudah untuk mendapatkan dokumen perjalanan.

- Zelenskyy menyambut baik langkah visa Uni Eropa.

Baca juga: Rusia Telah Mengisolasi Diri, Begini Saran Presiden Prancis ke Putin

“Saya pikir sangat memalukan bagi Eropa ketika dianggap hanya sebagai satu butik atau restoran besar,” tutur Zelenskyy dalam pidato nasional terbarunya.

“Ketika warga negara yang ingin menghancurkan nilai-nilai Eropa menggunakan Eropa untuk hiburan atau belanja mereka, untuk liburan kekasih mereka sementara mereka sendiri bekerja untuk perang atau hanya diam-diam menunggu kejatuhan Rusia yang tidak bermoral.” lanjutnya

- AS memperoleh surat perintah untuk menyita pesawat senilai 45 juta dolar milik perusahaan energi Rusia Lukoil, kata Departemen Kehakiman AS, meskipun pesawat itu saat ini diyakini berada di Rusia.

Pesawat itu dilaporkan terbang masuk dan keluar dari Rusia yang melanggar sanksi departemen perdagangan AS.

- Para Menteri Keuangan G7 akan membahas batas harga yang diusulkan pemerintah Joe Biden untuk minyak Rusia ketika mereka bertemu pada Jumat, menurut Gedung Putih.

"Ini adalah cara paling efektif, kami percaya, untuk memukul keras pendapatan Putin dan melakukannya akan mengakibatkan tidak hanya penurunan pendapatan minyak Putin, tetapi juga harga energi global," kata juru bicara Gedung Putih Karine Jean-Pierre pada Rabu.

(TribunGorontalo.com/Nina Yuniar)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved