Perang Rusia Ukraina
Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-190: Pasukan Zelensky Terus Beri Serangan Balasan di Kherson
Kondisi terkini perang Kamis (1/9/2022): Ukraina terus melancarkan serangan balasan ke pasukan Rusia yang menguasai wilayah Kherson.
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
TRIBUNGORONTALO.COM - Perang di antara pasukan militer Rusia dengan Ukraina hingga Kamis (1/9/2022) terhitung telah berlangsung 190 hari lamanya.
Kabar terbaru di antaranya adalah serangan balasan Kherson Ukraina tidak terhenti hingga ketidakpastian seputar kunjungan IAEA, pengawas nuklir PBB ke PLTN Zaporizhzhia.
Presiden Rusia Vladimir Putin memulai invasi ini sejak memerintahkan pasukan militernya untuk meluncurkan serangan berskala penuh ke Ukraina pada Kamis (24/2/2022).
Invasi yang disebut Putin sebagai 'operasi militer khusus' ini bertujuan untuk memberantas 'genosida' di Donbas, serta 'demiliterisasi' dan 'denazifikasi' Ukraina.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-189: Pasukan Vladimir Putin Terkecoh Peluru Palsu dari Kayu
Konflik antar negara bertetangga tersebut hingga kini terus berlanjut dan belum tampak tanda-tanda akan segera berakhir.
Bahkan menurut Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg dan mantan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson, perang Rusia-Ukraina bisa berlangsung selama beberapa tahun.
Kabar Terkini Perang Rusia vs Ukraina
Dilansir TribunGorontalo.com dari The Guardian, berikut sederet kejadian yang perlu diketahui pada hari ke-190 perang Rusia dengan Ukraina:
- Ukraina terus mencoba merebut kembali Kherson dengan melancarkarkan serangan balasan pada pasukan Rusia yang menguasai wilayah di Ukraina selatan itu.
Baca juga: Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-188: Pasukan Putin dapat Serangan Balasan di Kherson
Serangan balasan Ukraina untuk merebut kembali Kherson tidak terhenti atau gagal, kata Oleksiy Arestovych selaku penasihat senior Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy.
“Fakta bahwa kami belum mengambil Kherson tidak berarti bahwa operasi di selatan telah terhenti atau gagal,” ujar Arestovych dalam sebuah video yang dikirim ke Telegram pada Kamis pagi.
“Ini dilakukan secara terencana. Kami menghancurkan logistik musuh, sistem pertahanan udara, depot bahan bakar dan amunisi.” sambungnya.
Arestovych memperingatkan warga Ukraina untuk bersabar, menambahkan "tidak akan ada kemenangan cepat".
Baca juga: Update Perang Rusia-Ukraina Hari ke-187: Pasukan Putin Gencarkan Serangan di Dekat PLTN Zaporizhzhia
- Angkatan bersenjata Ukraina menyerang jembatan strategis di wilayah Kherson selatan untuk mengisolasi pasukan Rusia yang terletak di tepi kanan Dnieper, Arestovych menambahkan.
Kementerian Pertahanan Ukraina mengatakan jembatan Kakhovsky dan Daryiv yang digunakan oleh Rusia untuk mengangkut peralatan dan amunisi ke wilayah tersebut, telah "dinonaktifkan" dalam pembaruan yang diposting ke Telegram pada Kamis pagi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/donetsk-ukraina-30-agustus-2022.jpg)