Perang Rusia Ukraina
Update Perang Rusia Vs Ukraina Hari Ke-190: Pasukan Zelensky Terus Beri Serangan Balasan di Kherson
Kondisi terkini perang Kamis (1/9/2022): Ukraina terus melancarkan serangan balasan ke pasukan Rusia yang menguasai wilayah Kherson.
Penulis: Nina Yuniar | Editor: Ananda Putri Octaviani
- Ketidakpastian tergantung pada rencana kunjungan inspektur ke Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Zaporizhzhia.
Sebuah tim dari pengawas nuklir PBB tiba di Kota Zaporizhzhia yang dikuasai Ukraina pada Rabu (31/8/2022).
Baca juga: Pasawat Militer Rusia Ilyushin Il-76 Terbakar di Udara
“Jika kita dapat membangun kehadiran permanen, atau kehadiran berkelanjutan, maka itu akan diperpanjang. Tetapi segmen pertama ini akan memakan waktu beberapa hari,” kata Direktur Umum Badan Tenaga Atom Internasional (IAEA) Rafael Grossi.
Pada Rabu, otoritas pendudukan Rusia mengatakan tim akan diberikan akses untuk satu hari.
- Militer Rusia menderita "kekurangan tenaga kerja yang parah" dan berusaha merekrut anggota layanan kontrak dan bahkan mungkin menarik penjahat yang dihukum, kata seorang pejabat Amerika Serikat pada Rabu, mengutip intelijen AS.
Pejabat itu yakin Kemhan Rusia sedang berusaha merekrut anggota layanan kontrak untuk menebus kekurangan personel.
Baca juga: Jawaban Menlu Rusia Ditanyai Jurnalis Ukraina soal Pencurian Gandum
"Termasuk dengan memaksa tentara yang terluka untuk masuk kembali ke pertempuran, memperoleh personel dari perusahaan keamanan swasta, dan membayar bonus untuk wajib militer." katanya
- Zelenskyy berbicara di festival film Venesia yang menggambarkan perang Rusia di Ukraina sebagai "plot primitif dalam tiga tindakan bagi dunia untuk membuat tiga kesalahan dramatis: membiasakan diri dengan perang, bertahan dengan perang, melupakan perang".
Zelenskyy mengatakan kepada penonton "untuk tidak tinggal diam" dan "tidak tetap netral" terhadap perang.
- Rusia telah menghentikan aliran gas melalui pipa Nord Stream 1 ke Eropa, dengan alasan perlunya melakukan perbaikan.
Baca juga: Rusia dan AS Memanas, Putin Ancam Serang Target Baru di Ukraina
Sedangkan Pemerintah Jerman menolak klaim tersebut.
Jerman menyebutnya sebagai "pura-pura" dan mengatakan bahwa Nord Stream "beroperasi penuh" dan tidak ada masalah teknis.
Penghentian pipa Laut Baltik pada Rabu pukul 5 pagi akan berlangsung selama tiga hari, kata Gazprom, perusahaan energi negara Rusia.
- Estonia bertujuan untuk menghentikan sebagian besar orang Rusia masuk dalam beberapa minggu, kata Menteri Luar Negeri Estonia Urmas Reinsalu pada Rabu.
Baca juga: Rusia Hancurkan Biara Kuno, Begini Kondisi Kota Kiev
“Butuh beberapa waktu, tetapi saya pikir waktu juga penting, melihat sejumlah besar warga Rusia yang masuk,” ungkap Reinsalu di Praha.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/donetsk-ukraina-30-agustus-2022.jpg)