Konflik Rusia vs Ukraina

Rusia Hancurkan Biara Kuno, Begini Kondisi Kota Kiev

Ibu Kota Ukraina, Kiev telah diguncang oleh beberapa ledakan pada Minggu pagi (5/6/2022), kata wali kota.

Editor: Lodie Tombeg
AFP/RONALDO SCHEMIDT
Mayat tergeletak di jalan di Bucha, barat laut Kiev, saat Ukraina mengatakan pasukan Rusia membuat "mundur cepat" dari daerah utara sekitar Kiev dan kota Chernigiv, pada 2 April 2022. 

TRIBUNNEWS.COM - Ibu Kota Ukraina, Kiev telah diguncang oleh beberapa ledakan pada Minggu pagi (5/6/2022), kata wali kota.

Ledakan terjadi sehari setelah para pejabat mengatakan pasukan telah merebut kembali petak kota medan perang Sievierodonetsk dalam serangan balasan terhadap Rusia.

Itu menjadi serangan pertama di ibu kota Ukraina dalam beberapa pekan saat kehidupan perlahan mulai normal.

“Beberapa ledakan di distrik Darnytskyi dan Dniprovskyi di ibu kota,” tulis Wali kota Kiev, Vitali Klitschko di aplikasi pesan Telegram, sebagaimana dikutip dari The Straits Times.

“Layanan sudah bekerja di tempat," ungkapnya.

Seorang saksi mata Reuters melihat asap di kota setelah ledakan.

Sirene serangan udara telah berbunyi lebih awal di sebagian besar Ukraina, termasuk di wilayah Kyiv.

Rusia Hancurkan Biara Kuno

Presiden Volodymyr Zelensky mengatakan artileri Rusia telah menghantam sebuah biara Ortodoks Ukraina awal abad ke-17 di Ukraina timur, Sabtu (4/6/2022).

Serangan tentara Rusia itu telah membakar gereja utamanya.

Sementara itu, kementerian pertahanan Rusia membantah klaim Zelensky dan menuduh pasukan Ukraina membakar Biara All Saints sebelum mundur.

Dikutip dari Al Jazeera, kompleks biara Svyatohirsk Lavra milik Gereja Ortodoks Ukraina Patriarkat Moskow dan terletak di dekat posisi Rusia di Donetsk timur, salah satu dari dua wilayah yang menjadi fokus Kremlin.

Api terlihat menghancurkan dinding kayu sebuah gereja dengan kubah bawang dalam rekaman yang diposting oleh Zelenskyy di saluran Telegram resminya.

“Artileri Rusia menyerang Svyatohirsk Lavra di wilayah Donetsk lagi hari ini. Menghancurkan Biara All Saints."

"Itu ditahbiskan pada tahun 1912. Itu pertama kali dihancurkan selama era Soviet. Kemudian dibangun kembali untuk dibakar oleh tentara Rusia,” tulis pemimpin Ukraina itu.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved