Berita Gorontalo
Kronologi Keluhan Pasien Puskesmas Dungaliyo Viral, Dinkes dan Kapus Gorontalo Klarifikasi
Keluhan seorang warga terhadap pelayanan Puskesmas Kecamatan Dungaliyo, Kabupaten Gorontalo, viral di media sosial
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/PUSKES-VIRAL-Potret-halaman-Puskesmas-Dungaliyo.jpg)
TRIBUNGORONTALO, LIMBOTO — Keluhan seorang warga terhadap pelayanan Puskesmas Kecamatan Dungaliyo, Kabupaten Gorontalo, viral di media sosial dan memicu respons cepat dari Dinas Kesehatan serta pihak Puskesmas.
Unggahan Afliani Hikma, warga Dusun III Desa Kalioso, di Facebook menjadi sorotan publik setelah ia mengaku kecewa dengan perlakuan yang diterimanya saat berobat.
Afliani menuturkan bahwa dirinya sudah tujuh hari sakit.
Hasil pemeriksaan di Posbindu menunjukkan gula darah di bawah 50 dan asam urat 10.
Karena tubuhnya masih lemas, ia memutuskan berobat ke Puskesmas Dungaliyo.
Namun, setelah mendaftar, ia merasa terlalu lama dibiarkan menunggu.
Ia menyebut perawat hanya asyik berbincang, dan baru dipanggil masuk setelah ia bertanya langsung.
“Perawat hanya asyik berbincang. Nanti saya tanya, ‘ses, masih lama?’ Baru itu saya dipanggil masuk ruangan dokter,” ujarnya, Rabu (17/9/2025).
Komunikasi Dokter Disorot, Pemeriksaan Tertunda
Afliani juga mengaku tersinggung dengan gaya komunikasi dokter yang memeriksanya.
“Dokter bilang dengan nada tinggi, ‘aduh, ibu pe gula darah rendah karena tidak makan-makan.’ Padahal beliau tidak tahu kondisi saya di rumah,” ungkapnya.
Ia diarahkan ke laboratorium untuk pemeriksaan lanjutan, namun petugas menyebut stik pemeriksaan habis.
Menurut Afliani, tidak ada upaya mencarikan alat dari ruangan lain.
Saat mengambil obat di apotek, ia kembali ditanya apakah sudah diperiksa dokter, yang membuatnya kesal dan memilih pulang tanpa membawa obat.
Respons Dinas Kesehatan: Evaluasi dan Investigasi
| Malam ke-20 Ramadan, Tiga Pasangan Terjaring Razia Satpol PP Gorontalo, Ada yang Sedang nge-Miras |
|
|---|
| 2 Ruang Kelas SMP Tilango Gorontalo Masih Kondisi Rusak Sejak 6 Bulan Lalu Tertimpa Pohon |
|
|---|
| Mahasiswa Pendidikan UNG Bicara Realita Profesi Guru, Ada yang Mengaku Sempat Menyesal |
|
|---|
| Tegas! Wagub Idah Syahidah Tutup Satu Dapur MBG di Kota Gorontalo, 3 Kali Teguran tak Digubris |
|
|---|
| Isu SPPG Diprioritaskan Jadi PPPK, Guru di Gorontalo: Kurang Adil |
|
|---|