Kamis, 23 April 2026

Berita Gorontalo

Mahasiswa Pendidikan UNG Bicara Realita Profesi Guru, Ada yang Mengaku Sempat Menyesal

Sejumlah mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo (UNG) menyoroti kondisi kesejahteraan guru di Indonesia yang dinilai masih perlu mendapat

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Mahasiswa Pendidikan UNG Bicara Realita Profesi Guru, Ada yang Mengaku Sempat Menyesal
TribunGorontalo.com
VOXPOP — Mahasiswa PGSD UNG Gorontalo saat diwawancarai, Kamis (5/6/2026). Foto:TribunGorontalo.com/Jefry Potabuga. 

Ringkasan Berita:
  • Sejumlah mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Negeri Gorontalo menyoroti kondisi kesejahteraan guru di Indonesia yang dinilai masih perlu mendapat perhatian. 
  • Mereka menilai guru memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan masa depan generasi muda, namun masih menghadapi berbagai tantangan. 
  • Para mahasiswa berharap pemerintah dapat meningkatkan kesejahteraan dan perlindungan profesi guru agar semakin diminati generasi muda.

 

TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Sejumlah mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo (UNG) menyoroti kondisi kesejahteraan guru di Indonesia yang dinilai masih perlu mendapat perhatian lebih dari pemerintah.

Bagi para mahasiswa tersebut, profesi guru memiliki peran penting dalam membentuk kualitas generasi masa depan.

Namun di sisi lain, realitas yang dihadapi para tenaga pendidik kerap menjadi bahan diskusi di kalangan mahasiswa jurusan pendidikan.

Mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) UNG, Nindi Herlina, mengatakan profesi guru memiliki tanggung jawab besar dalam membentuk karakter serta masa depan peserta didik.

Baca juga: Update Harga Tiket Pesawat Gorontalo–Jakarta dan Sebaliknya Maret 2026, Mulai Rp1,7 Jutaan

Menurutnya, peran besar tersebut seharusnya diimbangi dengan perhatian yang lebih serius terhadap kesejahteraan para guru.

“Guru itu sangat berjasa dalam membentuk masa depan anak-anak. Harapannya tentu kesejahteraan guru bisa lebih diperhatikan, karena peran mereka sangat besar dalam dunia pendidikan,” ujar Nindi kepada TribunGorontalo.com, Kamis (6/3/2026).

Perbandingan Penghasilan Jadi Bahan Diskusi

Nindi menuturkan, di kalangan mahasiswa pendidikan sering muncul perbincangan mengenai perbandingan penghasilan antara guru dengan sejumlah program pemerintah lainnya yang disebut memiliki gaji lebih tinggi.

Menurutnya, kondisi tersebut sering memunculkan berbagai pertanyaan di kalangan mahasiswa yang sedang mempersiapkan diri menjadi tenaga pendidik.

“Kalau melihat beberapa program pemerintah, banyak yang menyebutkan gajinya bisa lebih tinggi dari guru. Hal-hal seperti ini tentu menjadi bahan diskusi di kalangan kami, karena guru yang setiap hari mengajar justru masih banyak yang kesejahteraannya belum memadai,” jelasnya.

Meski demikian, Nindi menegaskan bahwa pilihannya untuk masuk ke jurusan PGSD bukan keputusan yang diambil secara tiba-tiba.

Ia mengaku sejak awal memang telah merencanakan untuk menempuh pendidikan di bidang keguruan.

Namun terkait rencana pekerjaan di masa depan, ia mengaku tetap terbuka terhadap berbagai kemungkinan.

“Saya dari dulu memang sudah merencanakan masuk PGSD. Tapi kalau soal pekerjaan ke depan saya tetap terbuka. Kalau masih jadi guru Alhamdulillah, kalau nanti bekerja di bidang lain juga Alhamdulillah,” tuturnya.

Tantangan Guru Dinilai Semakin Kompleks

Pandangan serupa juga disampaikan oleh mahasiswa PGSD UNG lainnya, Aginta Utari.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved