Senin, 8 Juni 2026

GEMPA BUMI

2 Wilayah di Gorontalo Masuk Peringatan Dini Tsunami, Gorut Siaga dan Bone Bolango Waspada

Dua wilayah di Provinsi Gorontalo masuk dalam peringatan dini tsunami yang dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG)

Tayang:
Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto 2 Wilayah di Gorontalo Masuk Peringatan Dini Tsunami, Gorut Siaga dan Bone Bolango Waspada
TribunGorontalo.com
BMKG -- Gorontalo Utara SIAGA Tsunami berdasarkan laporan BMKG pasca Gempa Bumi magnitudo 7, Senin (9/6/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Gempa bumi magnitudo 7,7 mengguncang wilayah 236 kilometer barat laut Tahuna, Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara
  • Di Provinsi Gorontalo, wilayah Gorontalo bagian utara ditetapkan berstatus Siaga Tsunami
  • BMKG mengimbau masyarakat pesisir untuk tetap tenang, menjauhi pantai dan muara sungai

 

TRIBUNGORONTALO.COM, GorontaloDua wilayah di Provinsi Gorontalo masuk dalam peringatan dini tsunami yang dikeluarkan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) setelah gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang perairan utara Sulawesi pada Senin (8/6/2026) pagi.

Berdasarkan data BMKG, gempa terjadi pada pukul 06.37.42 WIB dengan pusat gempa berada di koordinat 5,69 Lintang Utara dan 125,05 Bujur Timur, atau sekitar 236 kilometer barat laut Tahuna, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Sulawesi Utara. Gempa tersebut terjadi pada kedalaman 105 kilometer.

Pascagempa tersebut, BMKG mengeluarkan peringatan dini tsunami untuk sejumlah wilayah. Di Provinsi Gorontalo, wilayah Gorontalo bagian utara ditetapkan berstatus Siaga Tsunami dengan estimasi waktu kedatangan gelombang pada pukul 08.24.27 Wita. 

Baca juga: Breaking News! Gorontalo Utara Siaga Tsunami, BMKG Prediksi Gelombang Tiba Pukul 08.26 Wita

Sementara itu, Kabupaten Bone Bolango berada pada status Waspada Tsunami dengan estimasi waktu tiba gelombang pada pukul 08.02.57 WIB.

Secara geologis, kawasan utara Sulawesi merupakan salah satu wilayah paling aktif secara tektonik di Indonesia.

Daerah ini berada di zona pertemuan beberapa lempeng besar, yakni Lempeng Filipina, Pasifik, dan Eurasia.

Interaksi ketiga lempeng tersebut membentuk zona subduksi dan sejumlah patahan aktif yang kerap memicu gempa bumi berkekuatan besar.

Magnitudo gempa yang mencapai 7,7 tergolong sangat kuat dan mampu melepaskan energi besar ke lingkungan sekitarnya.

Meskipun pusat gempa berada pada kedalaman 105 kilometer atau termasuk gempa menengah, kekuatan yang besar tetap berpotensi memengaruhi area yang luas.

Dalam kondisi tertentu, gempa dengan magnitudo tinggi di wilayah laut dapat memicu pergerakan kolom air yang berujung pada potensi tsunami.

BMKG mengimbau masyarakat, khususnya yang berada di kawasan pesisir Gorontalo Utara dan Bone Bolango, agar tetap waspada dan mengikuti arahan petugas di lapangan.

Warga diminta menjauhi pantai, muara sungai, serta wilayah dataran rendah hingga ada informasi lebih lanjut dari pihak berwenang.

Sebagai langkah antisipasi saat terjadi gempa, masyarakat disarankan segera berlindung di tempat yang aman, menjauhi bangunan yang berpotensi roboh, dan menuju lokasi yang lebih tinggi apabila berada di kawasan pesisir yang masuk dalam zona peringatan tsunami.

Selain itu, warga diminta menyiapkan dokumen penting dan kebutuhan darurat jika sewaktu-waktu diperlukan evakuasi.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved