Berita Gorontalo
5 Karyawan Tambang Pani Pohuwato Gorontalo Diduga Curi Material Mengandung Emas, 10 Kg Dibawa ke Kos
Dugaan pengambilan material yang mengandung emas mencuat di lingkungan kerja PT Pani Gold Mine (PGM).
“Setiap pekerja sudah melewati mekanisme perusahaan. Namun kejadian ini di luar perkiraan kami,” kata Zainal.
Dari pengembangan awal, Sugianto menyebut adanya empat rekan kerja lain yang turut terlibat dalam pengambilan material tersebut.
Keempatnya berasal dari latar belakang daerah berbeda.
Hingga kini, manajemen masih melakukan pendalaman guna memastikan peran masing-masing pihak dalam kasus tersebut.
Perusahaan memastikan akan memberikan sanksi tegas terhadap karyawan yang terbukti melanggar aturan, baik berdasarkan regulasi internal maupun ketentuan hukum yang berlaku.
Manajemen juga menyatakan akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengawasan guna memperkecil potensi kejadian serupa di masa mendatang.
“Kasus ini menjadi bahan evaluasi. Tidak menutup kemungkinan proses lanjutan akan dilakukan terhadap yang terlibat,” tutup Zainal.
Profil Tambang Emas Pani
Tambang Emas Pani menjadi salah satu proyek strategis milik PT Merdeka Copper Gold Tbk yang diproyeksikan berumur panjang dengan skala produksi besar.
Berdasarkan data cadangan, tambang ini memiliki 190,3 juta ton bijih dengan kandungan sekitar 4,8 juta ounce emas, menempatkannya sebagai salah satu tambang emas primer terbesar di Indonesia.
Pengembangan dilakukan secara bertahap dengan skema tambang terbuka. Pada tahap awal, fasilitas pengolahan menggunakan metode heap leach dengan kapasitas yang telah ditingkatkan menjadi 8 juta ton bijih per tahun dari rencana awal 7 juta ton.
Studi lanjutan tengah berjalan untuk memperluas kapasitas tersebut hingga 10 juta ton per tahun setelah 2026.
Memasuki fase berikutnya, pengembangan fasilitas carbon-in-leach (CIL) ditata ulang agar langsung beroperasi dengan kapasitas 12 juta ton per tahun mulai 2028, meningkat signifikan dibanding desain awal sebesar 7,5 juta ton.
Dengan kombinasi heap leach dan CIL, total kapasitas pengolahan diproyeksikan mencapai 20–22 juta ton bijih per tahun, dengan potensi produksi puncak hingga 500.000 ounce emas per tahun.
Lokasi tambang berada di Desa Hulawa, Kabupaten Pohuwato, Provinsi Gorontalo, Pulau Sulawesi. Operasionalnya berada di bawah pengelolaan PT Merdeka Gold Resources Tbk yang tercatat di Bursa Efek Indonesia dengan kode saham EMAS.
Setelah resmi beroperasi pada 1 Oktober 2025, produksi emas perdana ditargetkan terealisasi pada kuartal pertama 2026.
Pengembangan Tambang Emas Pani juga didukung pengalaman perusahaan dalam mengelola Tambang Emas Tujuh Bukit di Banyuwangi, Jawa Timur.
Kawasan Gunung Pani sendiri dikenal sebagai wilayah penghasil emas sejak abad ke-19 dan kini diproyeksikan menjadi pusat produksi emas berskala besar yang berkontribusi bagi Gorontalo dan nasional.
(*)