Berita Internasional

Alasan Presiden Amerika Donald Trump Minta Spanyol Dikeluarkan dari NATO

Dalam pertemuan dengan Presiden Finlandia, Alexander Stubb, di Gedung Putih pada Kamis (9/10/2025),

Editor: Wawan Akuba
TribunGorontalo.com
DONALD TRUMP -- Ketegangan antara Amerika Serikat dan Spanyol kembali memanas. Dalam pertemuan dengan Presiden Finlandia di Gedung Putih, Donald Trump menyerang Madrid karena enggan menaikkan anggaran pertahanan, bahkan menyebut Spanyol layak “dikeluarkan dari NATO”. Pernyataan itu memicu sorotan tajam jelang musim dingin Eropa, saat isu keamanan dan perang di Ukraina kembali memanas. 

TRIBUNGORONTALO.COM – Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali memicu ketegangan diplomatik di Eropa.

Dalam pertemuan dengan Presiden Finlandia, Alexander Stubb, di Gedung Putih pada Kamis (9/10/2025), Trump melontarkan pernyataan tajam terhadap Spanyol dan menyarankan agar negara itu “dikeluarkan dari NATO” karena dianggap gagal memenuhi target belanja pertahanan.

Ketegangan antara Trump dan Spanyol sudah mencuat sejak Juni lalu, menjelang KTT NATO di Den Haag.

Saat itu, Perdana Menteri Spanyol Pedro Sánchez menegaskan bahwa negaranya tidak akan memenuhi permintaan Trump untuk menaikkan anggaran pertahanan hingga 5 persen dari Produk Domestik Bruto (PDB), jauh di atas target NATO sebelumnya yang hanya 2 persen.

“Seperti yang Anda tahu, saya meminta mereka membayar lima persen, bukan dua persen. Hampir semua setuju, kecuali satu negara yang tertinggal, Spanyol,” kata Trump di hadapan awak media di Oval Office.

“Mereka seharusnya tak punya alasan, kondisi mereka baik-baik saja. Tapi, mungkin mereka memang perlu dikeluarkan dari NATO,” tambahnya.

Trump menuding Spanyol “menumpang” kekuatan militer Amerika Serikat, sementara Washington selama ini menanggung sebagian besar beban pertahanan aliansi tersebut.

Ia menegaskan kembali bahwa setiap negara anggota NATO harus menanggung beban secara adil dan tak bergantung pada kekuatan militer AS.

Pertemuan Trump dan Stubb awalnya dijadwalkan membahas kesepakatan pembelian 11 kapal pemecah es (icebreaker) buatan AS oleh Finlandia, senilai sekitar 6,1 miliar dolar AS (setara Rp100 triliun).

Kapal pertama dijadwalkan dikirim pada 2028. Namun, diskusi kemudian beralih ke isu pertahanan dan politik global.

Kesepakatan itu dilakukan di tengah upaya Finlandia memperkuat pertahanannya, terutama setelah invasi besar-besaran Rusia ke Ukraina pada Februari 2022.

Finlandia kini menjadi anggota NATO terbaru dan memiliki perbatasan darat terpanjang dengan Rusia dibanding negara Uni Eropa lainnya.

Dalam suasana pertemuan yang relatif hangat, Trump dan Stubb juga sempat bercanda mengenai peluang Trump meraih Hadiah Nobel Perdamaian.

Beberapa pemimpin dunia diketahui telah mengajukan namanya sebagai calon penerima penghargaan bergengsi tersebut.

“Saya sudah membuat tujuh kesepakatan perdamaian, dan ini akan menjadi yang kedelapan. Ada perang yang berlangsung 31 tahun, 34 tahun, 35 tahun, bahkan 10 tahun, semuanya berhasil saya selesaikan,” ujar Trump.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Sabtu, 21 Februari 2026 (3 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:33
Subuh 04:43
Zhuhr 12:05
‘Ashr 15:21
Maghrib 18:07
‘Isya’ 19:17

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved