Jumat, 20 Maret 2026

DPR RI

Rekam Jejak Siti Husniaty Kementeria Agama, Calon Pengganti Rahayu Saraswati di DPR RI

Sara, sapaan akrabnya, dikenal sebagai sosok vokal dalam isu kesetaraan gender dan pemberdayaan anak muda selama duduk di Senayan.

Tayang:
Editor: Minarti Mansombo
zoom-inlihat foto Rekam Jejak Siti Husniaty Kementeria Agama, Calon Pengganti Rahayu Saraswati di DPR RI
Instagram @rahayusaraswati/dok tribun
REKAM JEJAK SITI HUSNIATY -- Kolase Foto Rahayu Saraswati (Kiri), Siti Husniaty (Kanan) Siti husniaty Sejak tahun 2005, Siti Husniaty memulai langkahnya bersama Muslimat NU Jakarta Utara di Bidang Dakwah hingga tahun 2008. 

“Saya berharap masih diberi kesempatan untuk menyelesaikan satu tugas terakhir,” tulisnya.

Putri Hashim Djojohadikusumo ini menjelaskan keputusan pengunduran dirinya.

Hal itu tak lepas dari kontroversi pernyataannya dalam sebuah podcast yang direkam 28 Februari 2025 lalu.

Potongan video dari pernyataan itu viral di media sosial sejak pertengahan Agustus dan menuai kritik luas.

“Meskipun maksud saya adalah mendorong semangat kewirausahaan, saya menyadari bahwa cara penyampaian saya menyakiti banyak pihak,” ujar Sara.

Sara juga menyampaikan permintaan maaf secara terbuka atas ucapannya yang dinilai menyinggung kelompok masyarakat tertentu, terutama mereka yang tengah berjuang secara ekonomi.

“Kesalahan sepenuhnya ada pada saya. Saya mohon maaf yang sebesar-besarnya atas ucapan dan kesalahan saya,” ucapnya.

Politikus sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Rahayu Saraswati Dhirakanya Joyohadikusumo, mendorong generasi muda Indonesia untuk berani menciptakan lapangan kerja melalui kewirausahaan.

Baca juga: Single Salary ASN Dinilai Untungkan Pegawai, Gaji Pokok Lebih Besar dan Jaminan Pensiun Terjamin

Baca juga: Gaji ASN 2026 Tidak Lagi Sama? Skema Single Salary Masuk RAPBN, Ini Faktanya

Menurutnya, kreativitas harus diarahkan untuk membangun usaha, bukan sekadar mengeluh karena tidak mendapatkan pekerjaan.

“Ayo kalian kalau punya kreativitas, jadilah pengusaha, jadilah entrepreneur. Daripada ngomel nggak ada kerjaan, bikin kerjaan buat teman-temanmu,” ujar Saraswati dalam podcast berjudul Rahayu Saraswati kupas isu perempuan hingga kolaborasi ekonomi kreatif, 28 Februari 2025.

Ia mencontohkan banyak peluang usaha yang bisa digarap sesuai dengan keahlian masing-masing.

“Kalau bisa masak, bikinlah bisnis kuliner. Kalau bisa jahit, bikinlah bisnis fashion. Kalau jago ngedit video, jadilah editor. Kalau bahasa Indonesia atau bahasa Inggrismu bagus, jadilah copywriter. Banyak sekali sektor lain yang bisa kalian kerjakan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Saraswati menekankan bahwa anak muda jangan hanya bersandar pada sektor padat karya atau menunggu lowongan kerja formal dari pemerintah. Menurutnya, paradigma itu sudah ketinggalan zaman.

“Kalau kita masih bersandar kepada pemerintah untuk kasih kita kerjaan, itu sama saja masih di zaman kolonial, di mana rakyat bergantung pada raja atau priyai. Sekarang kita sudah harus move on,” ucapnya.

Saraswati juga menyoroti sektor agroindustri dan hilirisasi sebagai peluang besar ke depan.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Jumat, 20 Maret 2026 (30 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:28
Subuh 04:38
Zhuhr 11:59
‘Ashr 14:59
Maghrib 18:02
‘Isya’ 19:10

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved