Berita Nasional

Terungkap! di Era Prabowo, Sri Mulyani Tak Lagi Pegang Kendali Anggaran

Eks Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati disebut mengalami pergeseran peran drastis selama menjabat di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Editor: Wawan Akuba
Kompas
WARTAWAN -- Terungkap! Sri Mulyani di Era Prabowo Hanya Jadi Juru Tulis. 

TRIBUNGORONTALO.COM — Mantan Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati disebut mengalami pergeseran peran drastis selama menjabat di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Pernyataan ini diungkap oleh jurnalis senior Istana Harian Kompas, Suhartono, dalam acara Business Talk Spesial HUT ke-14 KompasTV, Selasa malam (9/9/2025).

Menurut Suhartono, Sri Mulyani tidak lagi berfungsi sebagai pengambil keputusan utama dalam pengelolaan anggaran negara.

Ia menyebut bahwa selama masa jabatan di era Prabowo, Sri Mulyani lebih terlihat sebagai “juru tulis” yang hanya menjalankan instruksi, bukan sebagai menteri yang memiliki otoritas fiskal.

“Selama ini beliau keliatannya hanya sebagai juru tulis, bukan menteri,” ucap Suhartono.

Suhartono membandingkan situasi tersebut dengan masa kepemimpinan Presiden Joko Widodo, di mana Sri Mulyani memiliki posisi strategis sebagai penjaga disiplin anggaran.

Ia menjelaskan bahwa Jokowi memberikan kepercayaan penuh kepada Sri Mulyani untuk menolak permintaan anggaran yang tidak sesuai dengan kondisi fiskal.

“Berbeda ketika di jamannya Presiden Jokowi, ketika ada menteri yang datang untuk penambahan anggaran, presiden menyerahkan kepada Bu Sri sebagai penjaga, pengawal keuangan negara,” kata Suhartono.

“Nah Bu Sri memberikan faktanya dan akhirnya menyatakan tidak ada penambahan anggaran, dipatuhi karena Presiden Jokowi mengikuti dan percaya apa yang dilakukan Bu Sri Mulyani.”

Namun, di era Prabowo, pendekatan tersebut tidak lagi berlaku.

Menurut Suhartono, Sri Mulyani harus mengikuti kehendak presiden, tanpa ruang untuk mempertahankan prinsip fiskal yang selama ini dijunjungnya.

“Bu Sri Mulyani harus mengikuti keinginan (Presiden Prabowo Subianto),” ujar Suhartono.

Sri Mulyani resmi dicopot dari jabatannya sebagai Menteri Keuangan pada Senin, 8 September 2025.

Posisi tersebut kini diisi oleh Purbaya Yudhi Sadewa. Dalam pernyataannya di Kompleks Istana Kepresidenan, Purbaya menyampaikan optimisme terhadap perbaikan ekonomi nasional.

“Itu enggak terlalu sulit memperbaikinya. Tapi Anda lihat nanti, mungkin dua bulan-tiga bulan dari sekarang, Indonesia cerah keliatan lagi,” ucap Purbaya.

Pergantian ini menandai berakhirnya era panjang kepemimpinan Sri Mulyani di Kementerian Keuangan, sekaligus membuka babak baru dalam pengelolaan fiskal di bawah pemerintahan Prabowo. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved