Berita Nasional
Tersinggung Saat Ngobrol Kerja, Pria di Manado Tikam Rekan Sendiri di Area Kantor Pasar
Penikaman terjadi di area Kantor Perumda Pasar Pinasungkulan Karombasan, Manado, Kamis pagi, melibatkan dua rekan kerja.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Ilustrasi-penikaman-hgdfhgdhjvc.jpg)
Ringkasan Berita:
- Penikaman terjadi di area Kantor Perumda Pasar Pinasungkulan Karombasan, Manado, Kamis pagi, melibatkan dua rekan kerja.
- Pelaku diduga tersinggung saat percakapan mengenai pengalaman kerja sebelum menyerang korban menggunakan badik.
- Korban mengalami luka tusuk dan menjalani perawatan medis, sementara pelaku menyerahkan diri kepada polisi.
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo – Aksi penikaman terjadi di kawasan Kantor Perumda Pasar Pinasungkulan Karombasan, Kecamatan Wanea, Kota Manado, Sulawesi Utara, Kamis (5/2/2026) pagi.
Peristiwa tersebut melibatkan dua pria yang diketahui bekerja di lingkungan yang sama.
Insiden kekerasan itu terjadi sekitar pukul 09.30 Wita di area kantor pasar yang berada sekitar 3 kilometer dari pusat Kota Manado.
Pelaku berinisial JS alias Jembot diamankan aparat kepolisian setelah menyerang rekan kerjanya berinisial JHP alias Junior (51).
Baca juga: Anggota DPRD Lampung Selatan Masuk Penjara, Terbukti Gunakan Ijazah Palsu
Kapolsek Wanea, AKP Fatras Barambae Andawari, mengungkapkan kejadian bermula dari percakapan santai antara keduanya yang membahas pengalaman kerja.
Situasi kemudian berubah menjadi tegang ketika pelaku mengaku tersinggung oleh perkataan korban.
“Awalnya hanya percakapan biasa terkait pengalaman kerja. Namun pelaku merasa tersinggung dengan ucapan korban,” ujar AKP Fatras.
Korban sempat berusaha meredakan ketegangan dengan menyeka wajah pelaku menggunakan tisu.
Akan tetapi, tindakan tersebut justru memicu pelaku melakukan kekerasan.
Menurut keterangan kepolisian, pelaku kemudian mengeluarkan sebilah badik yang diselipkan di pinggangnya dan langsung menyerang korban.
“Pelaku mengeluarkan badik dan menikam korban pada bagian paha kanan,” jelasnya.
Usai kejadian, korban segera dilarikan ke RS Bhayangkara Manado untuk mendapatkan penanganan medis.
Sementara itu, pelaku tidak berupaya melarikan diri. Polisi menyebut JS memilih menyerahkan diri ke Polsek Wanea tidak lama setelah insiden terjadi.
“Pelaku bersikap kooperatif dan sudah kami amankan. Motif sementara karena tersinggung dengan ucapan korban terkait riwayat pekerjaan,” ungkap Kapolsek.
Baca juga: Gempa Magnitudo 2,5 Guncang Tenggara Nagan Raya Aceh, Begini Kedalamannya