Kecelakaan Maut Minsel
FULL Wawancara Eksklusif Tribun Gorontalo Bersama Ibu dan Adik Korban Kecelakaan Maut di Minsel
Duka mendalam menyelimuti keluarga korban kecelakaan maut di Desa Sapa, Kecamatan Tenga
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Farida-Walangadi-ibu-Fanny-Anelsia-Mustaki-bersama-Reza-Mustaki.jpg)
"Kalau saya itu setiap saat, apa yang saya butuhkan pasti ada. Makanya kalau ditanya mau apa, saya tidak pernah minta apa-apa."
Ia juga mengungkapkan kenangan terakhir yang kini terasa begitu mengiris hati.
Apakah ada kenangan terakhir yang membekas?
Farida Walangadi:
"Masih ada barang-barang mereka dalam plastik. Biasanya itu mau diberikan ke orang lain.
Ada daster sekitar delapan, ada blus-blus juga. Mungkin sudah mereka niatkan untuk diberikan ke seseorang."
Di balik duka mendalam, keluarga mengenang kedua korban sebagai pribadi yang penuh kebaikan dan kepedulian.
Mereka berharap tragedi ini menjadi peringatan agar keselamatan di jalan tidak lagi diabaikan. (*)