Minggu, 15 Maret 2026

Penikaman di Pasar Sentral

Adhan Minta Maaf, Sebut Penikaman di Pasar Sentral Gorontalo Berawal dari Konflik Setahun Lalu

Adhan Dambea, menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat terkait insiden penikaman yang menggegerkan pelataran Pasar Sentral Kota Goron

Tayang: | Diperbarui:
Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Adhan Minta Maaf, Sebut Penikaman di Pasar Sentral Gorontalo Berawal dari Konflik Setahun Lalu
TribunGorontalo.com
PASAR SENTRAL -- Momen Adhan Dambea berada di Pasar Sentral Kota Gorontalo. 

Ia mengingatkan bahwa aktivitas UMKM yang kini ramai di Pasar Sentral murni berasal dari inisiatif warga.

“Kegiatan ini kegiatan saudara-saudara, bukan kegiatan komunitas pemerintah. Pemerintah hanya memfasilitasi, menyiapkan tempat. Ini benar-benar lahir dari masyarakat, mayoritas generasi muda,” tegasnya.

Ia meminta agar bila terjadi persoalan antarpersonal, sebaiknya diselesaikan secara internal atau dilaporkan ke pihak kepolisian untuk mencegah konflik berkembang menjadi kekerasan.

Adhan bahkan mengungkap bahwa ia sendiri pernah melaporkan dugaan pencemaran nama baik ke Polda Gorontalo namun tidak diproses.

Ia menilai jika laporan itu ditindaklanjuti, kemungkinan besar insiden Sabtu malam tidak akan terjadi.

Meski begitu, kericuhan yang terjadi menyebabkan ratusan kursi dan meja UMKM rusak.

Adhan mengapresiasi sejumlah pihak yang langsung berinisiatif mengumpulkan dana untuk mengganti kerugian pedagang.

Namun ia mengingatkan agar penggantian dilakukan dengan jujur dan berdasarkan bukti riil, bukan dengan menambah-nambahi kerusakan.

“Saya sarankan, jangan kasih uang. Dihitung berapa kursi yang rusak, diganti dengan kursi, bukan uang. Jangan tambah-tambah, kalian dapat dosa. Yang penting ada nota yang benar,” tegasnya.

Walau  sempat mencekam, Adhan memastikan aktivitas UMKM di Pasar Sentral tetap berjalan setelah kejadian.

Ia memantau langsung kondisi lapangan dan memastikan sebagian pedagang kembali berjualan pada malam berikutnya.

“Alhamdulillah malam ini juga saya pantau terus. Masih ada yang jualan.”

Adhan berharap kejadian tersebut menjadi pembelajaran bersama agar konflik pribadi tidak merembet ke ruang publik dan merugikan banyak pihak, terutama para pelaku UMKM yang kini menggantungkan penghasilan di kawasan Pasar Sentral. (*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Minggu, 15 Maret 2026 (25 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:29
Subuh 04:39
Zhuhr 12:00
‘Ashr 15:04
Maghrib 18:03
‘Isya’ 19:11

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved