Kecelakaan Maut Minsel
Suasana Rumah Duka PNS Kakak Beradik Meninggal Kecelakaan, Keluarga Siapkan 2 Keranda
Suasana rumah duka dua Pegawai Negeri Sipil yang jadi korban meninggal saat kecelakaan lalu lintas di Desa Sapa
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Aldi Ponge
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Suasana-rumah-duka-dua-Pegawai-Negeri-Sipil-fffff.jpg)
Ringkasan Berita:
- Suasana rumah duka dua Pegawai Negeri Sipil yang jadi korban meninggal saat kecelakaan lalu lintas di Desa Sapa, Minahasa Selatan, Sulawesi Utara
- Kedua korban meninggal tersebut yakni Fanni Anelsia Mustaki dan kakaknya Yessi Sukersi Mustaki (41) warga Wongkaditi Barat
- Tampak keluarga sudah memasang tenda dan membersihkan rumah duka. Kursi-kursi pun sudah disiapkan untuk pelayat.
TRIBUNGORONTALO.COM - Suasana rumah duka dua Pegawai Negeri Sipil yang jadi korban meninggal saat kecelakaan lalu lintas di Desa Sapa, Kecamatan Tenga, Kabupaten Minahasa Selatan, Provinsi Sulawesi Utara, Sabtu (14/3/2026)
Kedua korban meninggal tersebut yakni Fanni Anelsia Mustaki dan kakaknya Yessi Sukersi Mustaki (41) warga Wongkaditi Barat, Kecamatan Kota Utara, Kota Gorontalo.
Yessi Sukersi Mustaki adalah guru bahasa Inggris dan Mandari di SMA Gorontalo dan adiknya Fanni Anelsia Mustaki, Pranata Humas bidang Intelijen Kejati Gorontalo.
Amatan wartawan TribunGorontalo.com, di rumah duka, Jalan Pangeran Hidayat atau Jalan Dua Susun, Kelurahan Wongkaditi Barat, Kecamatan Kota Utara, Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo pada Sabtu (14/3/2026) pukul 14.40 Wita.
Tampak keluarga sudah memasang tenda dan membersihkan rumah duka. Kursi-kursi pun sudah disiapkan untuk pelayat.
Tak hanya itu, keluarga sudah menyiapkan dua keranda pengangkut jenazah yang diletakkan di halaman rumah.
Cerita Tetangga Korban
Kerabat korban masih menunggu jenazah dari Rumah Sakit di Minahasa Selatan, Provinsi Gorontalo. "(korban) ini adalah orang baik dengan tetangga, keluarga," kata tetangga korban, Apris Doda, warga Gorontalo.
Dia mengungkapkan sebelumnya korban Fanny sempat menelepon pamannya agar tidak memberikan mobil di rumah kepada orang lain. Korban tak biasa menelpon pamannya tersebut sehingga dia menduga itu firasat peristiwa kecelakaan hari ini.
"Anehnya Fanny (korban) tidak pernah menelepon pamannya, tapi tadi malam dia sendiri hubungi pamannya. Dia bilang 'jika ada orang jemput mobil ke bengkel, jangan kasih. Besok (hari ini) itu mobil akan dipakai ke sana-kemari'. Berarti itu sudah ada tanda-tanda," ungkapnya.
Apris Doda mengungkapkan kedua korban menuju Manado menggunakan mobil PO Garuda. Keduanya, berencana libur lebaran Idulfitri bersama ibu mereka di Manado, Sulawesi Utara.
"Mereka berangkat pukul 10 malam, keluarga dapat kabar (kecelakaan) tadi pukul 6 pagi," ungkapnya.
Dia mengungkapkan korban sang kakak Yessi Sukersi Mustaki merupakan seorang guru sedangkan sang adik Fanni Anelsia Mustaki merupakan PNS di Kejadi Gorontalo.
"Mereka 3 bersudara, yang laki-laki (bungsu) kerja di Rumah Sakit Kandou Manado. (Yessi)Sulung yang guru, (anak) kedua yang di kejaksaan, dan anak ketiga laki-laki di Manado," ungkapnya.
4 Korban Kecelakaan, 2 Meninggal 2 Luka-luka
Kedua korban meninggal yakni Fanni Anelsia Mustaki dan Yessi Sukersi Mustaki (41) warga Wongkaditi Barat, Kecematan Kota Utara, Kota Gorontalo
Banyak ucapan duka dari kerabat dan kenalan korban di Facebook menyebutkan korban Yessi Sukersi Mustaki adalah guru bahasa Inggris dan Mandari di SMA Gorontalo dan Fanni Anelsia Mustaki, Pranata Humas bidang Intelijen Kejati Gorontalo.