Kecelakaan Maut Minsel
Sosok Fanni dan Yessi Dua Korban Meninggal Kecelakan di Minsel, Tetangga: Ramah dan Suka Menyapa
Duka mendalam menyelimuti keluarga Mustaki di Jalan Pangeran Hidayat, Kelurahan Wongkaditi Barat, Kota Gorontalo, Sabtu (14/3/2026).
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Wawan Akuba
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/KECELAKAAN-Suasana-di-Rumah-Duka-Kelurahan-Wongkaditi-Barat-Kota-Gorontalo-Sabtu-1432026.jpg)
Ringkasan Berita:
- Duka menyelimuti keluarga Mustaki di Wongkaditi Barat, Kota Gorontalo, setelah dua bersaudara Fanni Anelsia Mustaki dan Yessi Sukersi Mustaki meninggal dalam kecelakaan di Minahasa Selatan.
- Keduanya dikenal sebagai pribadi ramah dan dekat dengan warga sekitar.
- Kecelakaan terjadi di Jalan Trans Sulawesi, Desa Sapa, Kecamatan Tenga, saat mobil yang mereka tumpangi diduga melaju kencang hingga kehilangan kendali dan menabrak pohon.
TRIBUNGORONTALO.COM, Gorontalo — Duka mendalam menyelimuti keluarga Mustaki di Jalan Pangeran Hidayat, Kelurahan Wongkaditi Barat, Kota Gorontalo, Sabtu (14/3/2026).
Dua anggota keluarga mereka, kakak beradik Fanni Anelsia Mustaki dan Yessi Sukersi Mustaki, meninggal dunia dalam kecelakaan lalu lintas di wilayah Minahasa Selatan, Sulawesi Utara.
Pantauan TribunGorontalo.com di rumah duka, halaman rumah telah dipasangi tenda berwarna biru.
Sejumlah kursi plastik disusun berjejer untuk para pelayat yang akan datang. Kerabat, tetangga, hingga rekan kerja korban mulai berdatangan.
Baca juga: Suasana Rumah Duka PNS Kakak Beradik Meninggal Kecelakaan, Keluarga Siapkan 2 Keranda
Wajah-wajah duka terlihat di antara mereka yang duduk menunggu kedatangan jenazah.
Di bagian halaman rumah, dua keranda juga telah disiapkan keluarga.
Beberapa anggota keluarga terlihat sibuk membersihkan halaman rumah, sementara yang lain memasang karangan bunga dari berbagai kerabat yang dikirimkan sebagai bentuk belasungkawa.
Tetangga korban, Apris Doda, mengatakan kedua korban dikenal sebagai pribadi yang baik dan ramah dengan warga sekitar.
Menurutnya, keluarga Mustaki memang sudah lama tinggal di kawasan tersebut dan dikenal cukup dekat dengan lingkungan sekitar.
“Orangnya baik-baik semua. Kalau ketemu selalu menyapa tetangga,” kata Apris.
Ia menyebut salah satu korban, Yessi Sukersi Mustaki, berprofesi sebagai guru di SMP Negeri 5 Kota Gorontalo.
Sementara itu, Fanni diketahui bekerja di lingkungan Kejaksaan Tinggi.
Baca juga: Nama-nama Camat di Kota Gorontalo yang Dilantik Adhan Dambea
Dalam keluarga, keduanya merupakan tiga bersaudara. Satu saudara laki-laki mereka saat ini bekerja di Manado, tepatnya di Rumah Sakit Kandou.
“Saudara mereka tiga orang. Laki-laki satu kerja di Manado,” ujarnya.