Pelecehan Anak di Gorontalo
Oknum Guru Ngaji Sering Lecehkan Murid di Masjid Gorontalo, Kedok Terbongkar setelah Korban Curhat
Seorang guru mengaji sekaligus imam masjid di Kabupaten Gorontalo diduga telah mencabuli seorang anak di bawah umur.
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Ilustrasi-pria-mengajarkan-alquran.jpg)
Anak berhak mengatakan "tidak" jika ada seseorang yang menyentuh atau membuat mereka tidak nyaman, bahkan jika orang itu adalah anggota keluarga atau teman dekat.
Bangun Komunikasi yang Terbuka dan Aman
Jadilah orang dewasa yang bisa dipercaya. Ciptakan hubungan yang hangat dan tidak menghakimi agar anak merasa nyaman untuk berbagi cerita apa pun tanpa takut dimarahi atau dihukum.
Dengarkan saat anak berbicara.
Berikan perhatian penuh saat anak menceritakan sesuatu, terutama jika mereka tampak gelisah, cemas, atau menceritakan kejadian yang aneh.
Lakukan percakapan terbuka secara rutin. Bicarakan apa yang mereka alami di sekolah, di rumah teman, atau di internet. Ini akan membantu Anda mendeteksi perubahan perilaku atau hal-hal yang tidak biasa.
Ajarkan anak siapa saja orang dewasa yang bisa mereka percaya.
Beritahu mereka untuk segera bercerita kepada Anda, guru, atau anggota keluarga lain yang tepercaya jika mereka mengalami atau melihat sesuatu yang membuat mereka tidak nyaman.
(TribunGorontalo.com/Red)