Pelecehan Anak di Gorontalo
Oknum Guru Ngaji Sering Lecehkan Murid di Masjid Gorontalo, Kedok Terbongkar setelah Korban Curhat
Seorang guru mengaji sekaligus imam masjid di Kabupaten Gorontalo diduga telah mencabuli seorang anak di bawah umur.
Penulis: Herjianto Tangahu | Editor: Fadri Kidjab
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Ilustrasi-pria-mengajarkan-alquran.jpg)
"Karena tidak ada tindak lanjut, saya langsung ke Polres. Sore itu juga saya buat laporan," jelasnya.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Gorontalo, Iptu Wawan Suryawan, membenarkan adanya laporan tersebut.
"Iya, orang tua korban sudah melapor di Polres," ujar Wawan saat dikonfirmasi, Jumat (29/8/2025).
Kanit PPA Polres Gorontalo, Aipda Stalin Kadir, menambahkan bahwa korban dan keluarganya akan segera dimintai keterangan. Pihak kepolisian juga akan memanggil saksi-saksi terkait.
Korban sudah menjalani visum dengan didampingi Dinas P2TP2A Kabupaten Gorontalo.
Hingga kini, polisi masih mengumpulkan bukti-bukti untuk mendalami kasus yang telah mengguncang masyarakat Kabupaten Gorontalo ini.
Baca juga: RS Bhayangkara Gorontalo Bantah Isu Gaji Nakes Telat Dibayar, Ini Faktanya
Cara Mencegah Anak Menjadi Korban Pelecehan
Pelecehan anak adalah masalah serius yang bisa menimpa siapa saja. Sebagai orang tua atau orang dewasa, kita memiliki peran penting untuk melindungi mereka.
Mencegah anak menjadi korban pelecehan membutuhkan kombinasi dari pendidikan, komunikasi, dan menciptakan lingkungan yang aman.
Ajarkan Anak tentang Batasan Tubuh dan Pelecehan
Ajarkan konsep 'rahasia baik' dan 'rahasia buruk'.
Rahasia baik adalah kejutan menyenangkan, seperti rencana pesta ulang tahun.
Rahasia buruk adalah sesuatu yang membuat anak merasa tidak nyaman, takut, atau bingung, dan harus segera diceritakan kepada orang dewasa yang dipercaya.
Berikan anak kosakata yang tepat untuk anggota tubuhnya. Gunakan nama yang benar untuk bagian tubuh mereka dan ajarkan bahwa tidak ada seorang pun yang boleh menyentuh bagian pribadi mereka, begitu pula sebaliknya.
Tanamkan pemahaman bahwa tubuh mereka adalah milik mereka sendiri.