Berita Internasional
UE Pertimbangkan Aktifkan “Bazooka Perdagangan” Usai Trump Ancam Tarif dan Isu Aneksasi Greenland
Uni Eropa (UE) tengah mempertimbangkan penggunaan instrumen pembalasan dagang terkuatnya, yang dikenal sebagai “trade bazooka”,
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Bendera-Uni-Eropa-berkibar-di-tiang-bendera.jpg)
Membatasi akses perusahaan AS ke Pasar Tunggal Eropa
Melarang perusahaan Amerika mengikuti tender proyek-proyek bernilai besar di Uni Eropa
Selain tarif, para pejabat UE menyebutkan bahwa langkah balasan juga bisa mencakup pembatasan ekspor dan kontrol tambahan terhadap kepentingan ekonomi AS.
Mengutip laporan Reuters, UE juga mempertimbangkan untuk mengaktifkan kembali tarif balasan senilai 93 miliar euro terhadap Amerika Serikat, yang sebelumnya ditunda setelah kedua pihak mencapai gencatan senjata dagang sementara pada Juli 2025.
Para diplomat Eropa menggambarkan situasi saat ini sebagai belum pernah terjadi sebelumnya, karena sengketa dagang sebelumnya dengan AS tidak pernah mendorong UE mempertimbangkan langkah sekeras ini.
Langkah selanjutnya akan sangat bergantung pada hasil negosiasi UE–AS. Namun para pemimpin Eropa menegaskan bahwa mereka siap bertindak cepat jika Washington mempertahankan atau meningkatkan ancaman tarifnya.
Eropa Tegaskan Solidaritas Penuh untuk Greenland
Sebagai respons atas ancaman tarif Presiden Trump, delapan negara Eropa mengeluarkan pernyataan bersama pada Minggu yang menegaskan solidaritas mereka terhadap Greenland.
“Kami berdiri dalam solidaritas penuh dengan Kerajaan Denmark dan rakyat Greenland,” demikian isi pernyataan tersebut, yang juga menekankan kepentingan keamanan bersama di kawasan Arktik.
Sebagai anggota NATO, negara-negara tersebut menyatakan komitmen untuk memperkuat keamanan Arktik sebagai prioritas transatlantik bersama.
Pernyataan itu juga memperingatkan bahwa ancaman tarif dari Washington berpotensi merusak aliansi jangka panjang, bahkan memicu “spiral penurunan berbahaya” dalam hubungan transatlantik.
Presiden Dewan Eropa Antonio Costa menegaskan UE akan berdiri teguh membela hukum internasional, sementara Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen memperingatkan bahwa tarif hanya akan merusak hubungan UE–AS.
Sementara itu, Perdana Menteri Inggris Keir Starmer juga mengkritik langkah Trump dalam percakapan telepon pada Minggu.
Ia menilai penggunaan tarif terhadap sesama sekutu NATO sebagai alat tekanan terkait Greenland tidak dapat dibenarkan dan berisiko mengganggu stabilitas hubungan transatlantik.
“Keamanan di wilayah utara merupakan prioritas bagi seluruh sekutu NATO untuk melindungi kepentingan Euro-Atlantik,” demikian pernyataan Downing Street, seraya menegaskan bahwa menjatuhkan tarif terhadap sekutu demi kepentingan keamanan kolektif adalah langkah yang keliru.
(*)
| Trump Klaim Serangan Udara Besar-besaran AS Hancurkan Target Militer Iran di Pulau Kharg |
|
|---|
| Enam Kru Militer Amerika Meninggal dalam Kecelakaan Pesawat KC-135 di Irak Barat |
|
|---|
| Pesawat Pengisi Bahan Bakar Udara Amerika Jatuh di Irak, Klaim Ditembak Kelompok Pro-Iran |
|
|---|
| Rusia Marah Resolusinya soal Perdamaian di Iran Ditolak PBB, China Ikut Kecewa |
|
|---|
| Harga Minyak Tembus 101 Dolar, AS Keluarkan Cadangan Darurat |
|
|---|