Berita Internasional
Iran Tegaskan Kuasai Selat Hormuz, Kapal Amerika dan Sekutu Dilarang Melintas
Militer Iran menegaskan bahwa mereka mengendalikan penuh Strait of Hormuz, salah satu jalur pelayaran paling strategis di dunia
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/BBM-Noozle-pengisian-bahan-bakar-minya-Diketahui-bahan-bakar-minya-di-Amerika-melonjak.jpg)
Ringkasan Berita:
- Iran menegaskan pihaknya menguasai Selat Hormuz dan tidak akan mengizinkan kapal milik Amerika Serikat maupun negara yang terlibat dalam serangan terhadap Iran melintasi jalur tersebut.
- Selat Hormuz merupakan salah satu jalur pelayaran paling penting bagi pengiriman energi dunia.
- Di tengah ketegangan itu, sebuah kapal kontainer juga dilaporkan terkena benda tak dikenal di dekat Pelabuhan Jebel Ali, Uni Emirat Arab.
TRIBUNGORONTALO.COM -- Militer Iran menegaskan bahwa mereka mengendalikan penuh Strait of Hormuz, salah satu jalur pelayaran paling strategis di dunia, dan tidak akan mengizinkan kapal milik Amerika Serikat maupun negara yang terlibat dalam serangan terhadap Iran melintasi wilayah tersebut.
Pernyataan tersebut disampaikan pada Kamis oleh markas pusat Khatam al-Anbiya, unit militer yang bertugas mengawasi operasi militer Iran.
“Tanpa keraguan atau kelalaian, Selat Hormuz berada di bawah pengelolaan bijaksana pasukan angkatan laut Garda Revolusi. Para agresor Amerika dan mitra mereka tidak memiliki hak untuk melintas di sini,” demikian pernyataan markas tersebut.
Sebelumnya, Iran juga mengumumkan bahwa mereka telah menutup Selat Hormuz bagi kapal yang berasal dari negara-negara yang dianggap terlibat dalam serangan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran.
Baca juga: FBI Peringatkan Potensi Serangan Drone Iran ke Amerika, Ungkap Kapal Misterius di Lepas Pantai
Selat Hormuz sendiri merupakan jalur laut yang sangat vital bagi perdagangan energi global.
Sekitar seperlima pasokan minyak dunia melewati jalur sempit ini setiap harinya, sehingga setiap gangguan di kawasan tersebut dapat memengaruhi pasar energi internasional.
Di tengah meningkatnya ketegangan, sebuah kapal kontainer dilaporkan terkena benda tak dikenal di perairan dekat Jebel Ali Port di Uni Emirat Arab.
Laporan tersebut disampaikan oleh UK Maritime Trade Operations, yang menyebut insiden terjadi sekitar 65 kilometer di utara pelabuhan tersebut.
Menurut pernyataan UKMTO, kapten kapal melaporkan bahwa kapal kontainer yang dipimpinnya terkena sebuah objek tak dikenal sehingga memicu kebakaran kecil di atas kapal.
Karena kondisi gelap saat kejadian, tingkat kerusakan belum dapat dipastikan secara menyeluruh.
Meski demikian, seluruh awak kapal dilaporkan selamat dan tidak ada dampak lingkungan yang terdeteksi sejauh ini.
Pihak berwenang kini sedang melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab insiden tersebut.
UKMTO juga mengimbau kapal-kapal lain di kawasan tersebut untuk berlayar dengan hati-hati serta segera melaporkan aktivitas mencurigakan.
Perkembangan ini terjadi ketika Iran terus melancarkan serangan balasan menyusul operasi militer gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap sejumlah target di wilayah Iran.