Berita Internasional
Bukan Sekadar Presiden Sementara, Keluarga Rodriguez Kini Kuasai Dua Poros Kekuasaan Venezuela
Krisis politik yang mengguncang Venezuela pasca penangkapan Presiden Nicolas Maduro oleh Amerika Serikat
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/2025-10-07_PRESIDEN-Presiden-Venezuela-Nicolas-Maduro.jpg)
Pernyataan itu menegaskan bahwa kepemimpinan Delcy Rodriguez diposisikan sebagai penjaga kekuasaan, bukan pengganti permanen.
Narasi serupa juga disuarakan keluarga Maduro. Putra presiden, Nicolas Maduro Guerra, menyebut Venezuela berada “di tangan yang tepat” hingga kedua orang tuanya kembali.
Ia bahkan menyatakan masih menjalin komunikasi tidak langsung dengan Maduro, memperkuat kesan bahwa kendali politik Caracas belum sepenuhnya berpindah tangan.
Meski Delcy Rodriguez membuka peluang kerja sama dengan Washington, langkah tersebut dibayangi peringatan keras dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump, yang menegaskan Rodriguez dapat menghadapi konsekuensi lebih berat jika tidak memenuhi tuntutan AS terkait reformasi kebijakan dan akses energi.
Dengan kombinasi kendali eksekutif, dominasi parlemen, dukungan militer, dan legitimasi yudisial, keluarga Rodriguez kini menjadi pusat gravitasi kekuasaan Venezuela.
Di tengah tekanan internasional dan gejolak domestik, negara Amerika Latin itu untuk sementara waktu dijalankan bukan hanya oleh seorang presiden sementara, melainkan oleh sebuah dinasti politik yang mengunci hampir seluruh jalur kekuasaan negara.(*)