Berita Internasional

Dunia Arab dan PBB Kecam Ledakan Masjid di Homs, Sebut Serangan Terorisme Paling Kejam

Ledakan dahsyat mengguncang Masjid Imam Ali Bin Abi Talib di Kota Homs, Suriah, pada Jumat (27/12/2025), menewaskan sedikitnya delapan jamaah.

Editor: Wawan Akuba
Istimewa
SERANGAN TERORISME - Ledakan di Masjid Imam Ali Bin Abi Talib, Homs, menewaskan delapan orang dan diklaim oleh kelompok Saraya Ansar al-Sunna. 
Ringkasan Berita:
  • Ledakan di Masjid Imam Ali Bin Abi Talib, Homs, menewaskan delapan orang dan diklaim oleh kelompok Saraya Ansar al-Sunna.
  • Berbagai negara, termasuk Arab Saudi, Turki, Irak, dan PBB, mengecam keras serangan ini dan menyatakan solidaritas dengan Suriah.
  • Serangan ini menyoroti ancaman berkelanjutan terhadap tempat ibadah di Suriah dan upaya ekstremis menebar ketidakstabilan.

 

TRIBUNGORONTALO.COM – Ledakan dahsyat mengguncang Masjid Imam Ali Bin Abi Talib di Kota Homs, Suriah, pada Jumat (27/12/2025), menewaskan sedikitnya delapan jamaah.

Serangan ini langsung memicu gelombang kecaman dari dunia Arab hingga Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Kelompok ekstremis Saraya Ansar al-Sunna mengaku bertanggung jawab atas serangan itu.

Melalui pernyataan di Telegram, mereka menyebutkan bahwa mereka telah mengebom beberapa perangkat peledak di masjid tersebut.

Pihak berwenang Suriah menyebut ledakan ini sebagai tindakan teroris dan segera memulai penyelidikan untuk menangkap pelaku.

Baca juga: Tahun Baru 2026 di Gorontalo tidak akan ada pesta kembang api karena larangan resmi Mabes Polri

Arab Saudi menegaskan penolakan tegas terhadap semua bentuk terorisme dan ekstremisme, termasuk serangan terhadap masjid dan warga sipil.

Turki menyatakan dukungan penuh kepada Suriah dalam menjaga keamanan dan stabilitas.

Begitu pula Irak, Uni Emirat Arab, Yordania, dan Qatar, yang menyatakan solidaritas dengan Suriah dan menekankan pentingnya upaya bersama melawan terorisme.

Presiden Lebanon, Joseph Aoun, menyampaikan belasungkawa kepada rakyat Suriah, sementara Prancis menyebut ledakan itu sebagai aksi terorisme yang bertujuan mengganggu stabilitas negara.

Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, mengecam keras tindakan yang tidak dapat diterima ini dan menegaskan pelaku harus diadili.

Serangan ini menambah panjang daftar serangan terhadap tempat ibadah di Suriah, mengingat ekstremis kerap menggunakan kekerasan untuk menebar ketakutan dan mengacaukan tatanan sosial.(*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Sabtu, 28 Februari 2026 (10 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:32
Subuh 04:42
Zhuhr 12:04
‘Ashr 15:16
Maghrib 18:06
‘Isya’ 19:15

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved