Berita Internasional
Puluhan Konser Musisi Jepang Batal Digelar di China Imbas Konflik Beijing–Tokyo
Puluhan konser musisi Jepang di berbagai kota di China tiba-tiba dibatalkan di tengah memanasnya sengketa diplomatik Beijing–Tokyo,
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/BAND-JEPANG-Seluruh-pertunjukan-grup-music-Jepang-di-China.jpg)
Beijing menuntut Tokyo menarik kembali pernyataan tersebut dan mengeluarkan imbauan agar warga China tidak bepergian ke Jepang, yang memicu lonjakan pembatalan perjalanan dan mengancam ekonomi Jepang.
Selain itu, China juga mengumumkan larangan total impor produk laut Jepang minggu ini.
Dampak Merambah ke Film dan Industri Hiburan Lain
Tidak hanya konser, rilis film Jepang di China juga terdampak. Penayangan perdana film komedi Cells at Work! yang harusnya tayang Sabtu ditunda.
Film animasi Crayon Shinchan the Movie: Super Hot! The Spicy Kasukabe Dancers yang dijadwalkan awal Desember juga ditunda.
Sementara itu, ketegangan juga merembet ke industri budaya di Jepang. Lebih dari 70.000 orang menandatangani petisi menuntut agar grup K-pop Aespa, yang memiliki member asal China Ningning, dikeluarkan dari acara musik tahunan NHK Kōhaku Uta Gassen.
Sebuah unggahan Ningning berupa foto lampu berbentuk jamur di aplikasi Bubble juga menuai kritik karena dianggap memicu ingatan tragedi bom atom Hiroshima.
(*)
| Presiden Amerika Donald Trump Heran Iran tak Juga Menyerah Padahal Diancam |
|
|---|
| Presiden Meksiko Tetap Percaya Diri Sambut Piala Dunia Meski Kartel Narkoba Mengamuk |
|
|---|
| Putusan Mahkamah Agung Gagalkan Tarif Darurat, Trump Balas dengan Skema 10 Persen |
|
|---|
| Mantan Presiden Korea Selatan Dijatuhi Hukuman Seumur Hidup atas Upaya Kudeta |
|
|---|
| Lovers Arch Ambruk, Ikon Romantis Italia Tinggal Kenangan Diterjang Cuaca Ekstrem |
|
|---|