Sabtu, 14 Maret 2026

Berita Internasional

Presiden Suriah Ahmed al-Sharaa Hadir di Sidang PBB, Akhiri 58 Tahun Vakum Diplomasi

Untuk pertama kalinya dalam hampir enam dekade, seorang kepala negara Suriah kembali akan berbicara di hadapan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Tayang:
Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto Presiden Suriah Ahmed al-Sharaa Hadir di Sidang PBB, Akhiri 58 Tahun Vakum Diplomasi
HO
Dari Buronan Teroris Jadi Negarawan: Al-Sharaa Bawa Suriah Kembali ke Panggung Dunia. 

TRIBUNGORONTALO.COM — Untuk pertama kalinya dalam hampir enam dekade, seorang kepala negara Suriah kembali akan berbicara di hadapan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Presiden Ahmed al-Sharaa tiba di New York pada Senin (22/9/2025) untuk menghadiri pembukaan Sidang Umum PBB ke-80.

Ini adalah sebuah momentum bersejarah yang menandai kembalinya Suriah ke panggung diplomasi dunia setelah bertahun-tahun terpuruk dalam isolasi dan perang.

Penampilan al-Sharaa di forum global ini sarat makna simbolis.

Sejak 1967, tak ada satu pun presiden Suriah yang menjejakkan kaki di Majelis Umum PBB.

Saat itu, sebelum keluarga Assad mengambil alih kekuasaan dan mempertahankan cengkeramannya selama lebih dari setengah abad.

Dinasti tersebut akhirnya tumbang pada Desember lalu, ketika Bashar Assad digulingkan dalam sebuah pemberontakan kilat yang dipimpin langsung oleh al-Sharaa, sosok yang ironisnya dulu pernah masuk dalam daftar buronan teroris paling dicari oleh Washington.

Transformasi al-Sharaa terbilang dramatis. Mantan komandan al-Qaida yang pernah dihargai kepalanya 10 juta dolar AS oleh Amerika Serikat itu kini menjelma menjadi seorang negarawan internasional.

Titik baliknya terjadi pada Mei lalu, saat Presiden Donald Trump bertemu dengannya di Riyadh dan memberikan pengakuan resmi AS terhadap pemerintahannya.

Tak lama kemudian, Washington mencabut sebagian besar sanksi terhadap Damaskus, sebuah sinyal bahwa Gedung Putih menaruh harapan al-Sharaa mampu menstabilkan negara yang hancur akibat perang saudara selama 14 tahun.

Sejak naik ke kursi presiden, al-Sharaa berupaya keras menormalkan kembali hubungan dengan negara-negara Arab maupun ibu kota Barat.

Namun, bayang-bayang masa lalunya masih membayangi.

Faksi lamanya, Hayat Tahrir al-Sham, hingga kini masih masuk daftar organisasi teroris di Amerika Serikat.

Di dalam negeri, al-Sharaa kerap berbicara soal rekonsiliasi dan hidup berdampingan, meski kenyataannya masih diwarnai pecahnya kekerasan sektarian dan tuduhan pelanggaran HAM yang dilakukan pasukannya, yang mencederai narasi reformasi yang coba ia bangun.

Di PBB, al-Sharaa diperkirakan tidak hanya akan berpidato, tetapi juga melobi agar sanksi internasional terhadap Suriah dilonggarkan lebih luas.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Jadwal Imsakiyah
Sabtu, 14 Maret 2026 (24 Ramadan 1447 H)
Kota Gorontalo
Imsak 04:30
Subuh 04:40
Zhuhr 12:01
‘Ashr 15:05
Maghrib 18:03
‘Isya’ 19:11

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved