Penemuan Jenazah
Terkuak Motif Pria Habisi Nyawa Adik Ipar di Boalemo Gorontalo, Panik Aksi Bejat Terbongkar
Pihak kepolisian akhirnya mengungkap tabir gelap di balik kasus pembunuhan seorang anak perempuan berinisial RI (13) di Kabupaten Boalemo
Penulis: Jefry Potabuga | Editor: Fadri Kidjab
Beberapa titik yang menjadi persinggahan adalah area di belakang rumah hingga ke bawah jembatan.
Tak hanya di situ, tersangka juga membawa korban masuk ke area perkebunan.
Dalam rentang waktu perpindahan lokasi tersebut, tersangka diduga melakukan perbuatan tidak pantas terhadap RI.
Konflik memuncak saat tersangka kembali mengajak korban untuk mengulangi perbuatan tersebut namun mendapatkan penolakan.
Secara tegas, korban RI menyatakan niatnya untuk melaporkan perilaku bejat tersebut kepada orang tuanya.
Mendengar ancaman korban yang akan mengadu kepada orang tua, tersangka RP seketika didera rasa panik.
Iptu Nurwahid menjelaskan bahwa rasa panik inilah yang memicu pelaku untuk melakukan tindakan kekerasan.
Dalam kondisi gelap mata, tersangka kemudian melakukan kekerasan fisik yang sangat berat terhadap korban.
Tindakan kekerasan tersebut berlanjut hingga mengakibatkan korban RI mengembuskan napas terakhirnya.
Hasil penyelidikan kepolisian menemukan bahwa korban menderita luka-luka akibat hantaman benda tumpul.
Selain itu, ditemukan pula bekas-bekas kekerasan fisik lainnya di sekujur tubuh korban.
Setelah memastikan korban meninggal dunia, tersangka berusaha menghilangkan jejak dengan membawa jenazah ke pesisir mangrove.
Jenazah RI kemudian dibuang ke laut dengan menggunakan sarana sebuah perahu.
Pihak kepolisian menegaskan bahwa seluruh rangkaian aksi keji ini dilakukan oleh tersangka seorang diri.
Sejauh ini, tim penyidik belum menemukan adanya indikasi keterlibatan pihak lain dalam kasus tersebut.