Berita Internasional
Elon Musk Mendirikan "America Party" hingga Guncang Dominasi Dua Partai di Amerika
Elon Musk, miliarder pendiri Tesla dan SpaceX, resmi mendeklarasikan pembentukan Partai Amerika (America Party), Sabtu (6/7/2025), lewat akun pribadin
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/PARTAI-AMERIKA-Miliarder-Elon-Musk-sosok-kontroversial-di-balik-Tesla.jpg)
Ketegangan Musk-Trump memuncak pada akhir Juni.
Saat Trump mendorong Partai Republik untuk segera mengesahkan One Big Beautiful Bill, ia membalas ancaman Musk dengan menggertak akan mencabut subsidi miliaran dolar kepada perusahaan-perusahaan Musk, termasuk Tesla dan SpaceX.
Dalam konferensi pers di Gedung Putih, Trump bahkan menyindir kemungkinan mencabut kewarganegaraan Musk, yang memang lahir di Afrika Selatan.
“Mungkin kita perlu melepaskan DOGE ke Elon. Kalian tahu DOGE itu apa? Monster yang bisa saja balik arah dan memakannya hidup-hidup,” sindir Trump pedas.
Kehadiran Partai Amerika disebut sejumlah analis politik sebagai potensi pengubah peta perpolitikan AS, yang selama dua abad terakhir didominasi dua kekuatan besar: Demokrat dan Republik.
Meski struktur internal dan platform resmi partai besutan Musk masih belum diumumkan, satu hal jelas, Elon Musk serius menantang tatanan politik Washington.
(*)
| Mayoritas Senat Dukung Trump, Hasilnya Amerika Bisa Lanjutkan Serangan ke Iran |
|
|---|
| Ledakan Guncang Ibukota Iran di Hari Kelima Perang dengan Amerika, Serangan Terjadi saat Fajar |
|
|---|
| Terungkap! CCTV Iran Diretas untuk Lacak Rute Harian Ali Khamenei Sebelum 30 Rudal Ditembakkan |
|
|---|
| Fantastis! Amerika Rugi Rp 12 Triliun Hanya dalam 24 Jam Serang Iran, Ini Rincian Biayanya |
|
|---|
| Serangan Udara Hantam Ibu Kota Iran, Amerika Serikat Disebut Turut Terlibat |
|
|---|