Berita Viral Nasional
Ngaku Wartawan, Ternyata Pemeras! Kades Lapor Polisi
Modus memeras kepala desa dengan kedok wartawan akhirnya terbongkar. Tim Jatanras Polres Sumedang membekuk lima orang yang mengaku wartawan media ce
MH (34) – warga Kecamatan Ganeas.
AM (57) – buruh harian lepas asal Nyalindung.
Kelimanya mengaku sebagai wartawan media cetak dan online, padahal tak terdaftar secara resmi di perusahaan pers mana pun.
Dalam penangkapan, polisi turut menyita lima unit ponsel dan bukti transfer uang, yang digunakan untuk menghubungi dan menekan korban.
Kapolres menyebut, motif para pelaku murni ekonomi. Mereka menjadikan profesi wartawan sebagai alat untuk menakut-nakuti dan mengeruk keuntungan dari para aparat desa.
Setelah merasa lelah terus diteror, Kepala Desa S akhirnya melapor ke polisi, yang langsung bergerak cepat dan membekuk seluruh pelaku.
Saat ini kelimanya masih menjalani pemeriksaan intensif di Polres Sumedang dan akan dijerat pasal pemerasan sesuai hukum yang berlaku. (*)
| Terdesak Biaya Kos hingga Makan, Mahasiswi IPK 3,85 Tapi Nekat Mencuri |
|
|---|
| Tiga Pelaku Penyiraman Air Keras di Jakarta Pusat Ditangkap, Dua di Antaranya Masih Pelajar |
|
|---|
| Tragis! Bocah 5 Tahun di Dompu NTB Meninggal Diduga Dicekik Ayah Sendiri |
|
|---|
| DPR Soroti Dugaan Bullying di Balik Aksi Molotov Siswa SMP di Kalbar |
|
|---|
| Emosi Ditegur, Siswa SMP di Luwu Utara Aniaya Petugas Keamanan Sekolah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/DIEKSPOSE-Lima-wartawan-gadungan-saat-dihadirkan.jpg)