Berita Viral Nasional

Ngaku Wartawan, Ternyata Pemeras! Kades Lapor Polisi

Modus memeras kepala desa dengan kedok wartawan akhirnya terbongkar. Tim Jatanras Polres Sumedang membekuk lima orang yang mengaku wartawan media ce

Editor: Wawan Akuba
TRIBUNJABAR
DIEKSPOSE - Lima wartawan gadungan saat dihadirkan dalam ekspose kasus pemerasan kepala desa (kades) di halaman Mapolres Sumedang, Kamis (3/7/2025). 

MH (34) – warga Kecamatan Ganeas.

AM (57) – buruh harian lepas asal Nyalindung.

Kelimanya mengaku sebagai wartawan media cetak dan online, padahal tak terdaftar secara resmi di perusahaan pers mana pun.

Dalam penangkapan, polisi turut menyita lima unit ponsel dan bukti transfer uang, yang digunakan untuk menghubungi dan menekan korban.

Kapolres menyebut, motif para pelaku murni ekonomi. Mereka menjadikan profesi wartawan sebagai alat untuk menakut-nakuti dan mengeruk keuntungan dari para aparat desa.

Setelah merasa lelah terus diteror, Kepala Desa S akhirnya melapor ke polisi, yang langsung bergerak cepat dan membekuk seluruh pelaku.

Saat ini kelimanya masih menjalani pemeriksaan intensif di Polres Sumedang dan akan dijerat pasal pemerasan sesuai hukum yang berlaku. (*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved