Tragedi Pesawat Air India Flight 171
5 Fakta Pesawat Air India yang Ditumpang 244 Orang Jatuh di Ahmedabad
Pesawat Air India Flight 171, yang sedianya terbang dari Ahmedabad menuju London Gatwick, jatuh hanya beberapa menit setelah lepas landas dari Bandara
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/TRAGEDI-DI-LANGIT-GUJARAT-Pesawat-Air-India-jatuh-hanya-beberapa-menit.jpg)
Reaksi Internasional dan Penyelidikan Mendalam
Perdana Menteri Inggris Keir Starmer menyebut tragedi ini sebagai “devastasi yang menyayat hati” dan menyatakan duka mendalam atas warga Inggris yang menjadi korban.
Menteri Luar Negeri Inggris, David Lammy, menyampaikan bahwa pemerintah Inggris sedang berkoordinasi dengan otoritas India untuk menyediakan dukungan dan mengungkap penyebab insiden.
Perdana Menteri India Narendra Modi mengatakan bahwa kecelakaan ini “menyayat hati melebihi kata-kata”, dan telah memerintahkan bantuan penuh untuk operasi penyelamatan dan penyelidikan.
Ketua Air India, Natarajan Chandrasekaran, mengungkapkan duka cita mendalam:
“Dengan kesedihan yang mendalam, saya mengonfirmasi bahwa Air India Flight 171 mengalami kecelakaan tragis hari ini. Kami fokus penuh mendukung tim penyelamat serta keluarga korban.”
Bandara Ahmedabad telah menghentikan seluruh operasional penerbangan sampai pemberitahuan lebih lanjut.
Penyelidikan Berskala Internasional Dimulai
Biro Investigasi Kecelakaan Pesawat India (AAIB) telah mengirim tim investigasi ke lokasi, dibantu oleh Dewan Keselamatan Transportasi Nasional AS (NTSB) dan kemungkinan akan melibatkan Badan Investigasi Kecelakaan Udara Inggris (AAIB), mengingat banyaknya warga negara Inggris yang menjadi korban.
Peter Neenan, pengacara penerbangan dari firma hukum Stewarts, mengatakan bahwa penyebab kecelakaan kemungkinan besar akan memerlukan waktu bertahun-tahun untuk diungkap sepenuhnya.
“Investigasi akan mencakup faktor teknis pesawat Boeing, aspek operasional, dan kondisi cuaca. Hak keluarga korban terhadap maskapai atau produsen akan bergantung pada temuan ini.”
Penerbangan yang Tak Pernah Sampai Tujuannya
Flight AI171 seharusnya menempuh penerbangan jarak jauh menuju London Gatwick, namun musibah ini mengakhiri perjalanan mereka hanya beberapa kilometer dari titik lepas landas.
Cuaca saat kejadian dilaporkan tenang dan cerah, dengan angin hanya 8 mil per jam, menepis dugaan awal bahwa kondisi cuaca ekstrem mungkin menjadi penyebab utama.
(*)