Rabu, 11 Maret 2026

Tragedi Pesawat Air India Flight 171

5 Fakta Pesawat Air India yang Ditumpang 244 Orang Jatuh di Ahmedabad

Pesawat Air India Flight 171, yang sedianya terbang dari Ahmedabad menuju London Gatwick, jatuh hanya beberapa menit setelah lepas landas dari Bandara

Tayang:
Editor: Wawan Akuba
zoom-inlihat foto 5 Fakta Pesawat Air India yang Ditumpang 244 Orang Jatuh di Ahmedabad
Daylimail
TRAGEDI DI LANGIT GUJARAT - Pesawat Air India jatuh hanya beberapa menit setelah lepas landas dari Ahmedabad. 244 penumpang dan kru berada di dalamnya, termasuk 53 warga Inggris. 

TRIBUNGORONTALO.COM – Pesawat Air India Flight 171, yang sedianya terbang dari Ahmedabad menuju London Gatwick, jatuh hanya beberapa menit setelah lepas landas dari Bandara Internasional Sardar Vallabhbhai Patel, India, pada Kamis siang (12 Juni 2025).

Pesawat jenis Boeing 787 Dreamliner tersebut membawa 244 penumpang dan awak, termasuk 53 warga negara Inggris, 169 warga India, serta beberapa warga Portugal dan Kanada.

Namun, hanya beberapa menit setelah mengudara pada pukul 13:38 waktu setempat (09:08 BST), pesawat itu terhempas di kawasan padat penduduk Meghani, menghancurkan bangunan dan menimbulkan kobaran api dahsyat.

Puluhan Korban Tewas dan Bangunan Hancur

Gambar-gambar memilukan dari lokasi kejadian menunjukkan puing-puing pesawat, bagian badan dan ekor pesawat yang menancap di gedung-gedung rusak, serta jenazah korban yang hangus terbakar.

Salah satu bangunan yang terkena dampak parah adalah asrama dokter BJ Medical College dan Civil Hospital, tempat sejumlah mahasiswa kedokteran dilaporkan turut menjadi korban jiwa.

“Gedung yang tertimpa adalah asrama dokter... sekitar 70–80 persen area sudah kami evakuasi,” ujar seorang perwira polisi senior kepada wartawan di lokasi.

Menurut keterangan tim penyelamat, setidaknya 30 jenazah telah ditemukan dari reruntuhan bangunan, dan angka ini diperkirakan masih akan bertambah.

Kementerian Kesehatan India mengonfirmasi bahwa "banyak yang tewas", namun belum merinci jumlah total korban.

Diduga Alami Masalah Mesin atau Serangan Burung

Rekaman video yang beredar di media sosial menunjukkan pesawat sempat terbang rendah dengan sudut hidung tinggi dan roda pendarat terbuka, sebelum akhirnya meledak menjadi bola api di kejauhan.

Flightradar24 mencatat bahwa pesawat hanya mencapai ketinggian 625 kaki sebelum mulai turun secara drastis, hanya dalam hitungan detik setelah lepas landas.

Pesawat diketahui sempat mengirim panggilan mayday, menurut Direktorat Jenderal Penerbangan Sipil India.

Beberapa ahli penerbangan menyebut kerusakan mesin atau serangan burung (bird strike) sebagai penyebab potensial. Saurabh Bhatnagar, mantan pilot senior India, mengatakan kepada NDTV:

“Kemungkinan besar terjadi serangan burung ganda yang membuat kedua mesin kehilangan daya. Dari video, tampak pesawat jatuh secara terkendali. Ini bisa terjadi jika mesin kehilangan tenaga sesaat setelah take-off.”

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved