Berita Viral
Sidang Perdana Dugaan Ijazah Palsu Milik Jokowi Digelar Hari Ini di Pengadilan Negeri Solo
Sidang perdana dugaan kasus ijazah palsu milik Mantan Presiden Indonesia, Joko Widodo di gelar hari ini, Kamis (24/4/2025).
TRIBUNGORONTALO.COM -- Sidang perdana dugaan kasus ijazah palsu milik Mantan Presiden Indonesia, Joko Widodo di gelar hari ini, Kamis (24/4/2025).
Sidang tersebut dilaksanakan di Pengadilan Negeri (PN) Kota Solo, Provinsi Jawa Tengah.
Diketahui, ijazah milik Joko Widodo ini disebut ijazah palsu.
Foto kelulusan Joko Widodo juga disorot karena disebut hasil editan.
Baca juga: Harga Emas di Pegadaian Anjlok Meski Masih Rp2 juta per Gram di Kamis 24 April 2025
Sehingga salah satu pihak melaporkan kasus dugaan ini.
Dilansir dari Kompas.com, tak hanya ijazah palsu yang akan disidangkan hari ini.
Terkait mobil Esemka pun akan disidangkan hari ini dengan jadwal yang sama.
Humas PN Solo, Bambang Ariyanto menjelaskan, kedua perkara dengan agenda sidang pertama dijadwalkan secara bersamaan pada Kamis (24/4/2025) pukul 10.00 WIB.
Baca juga: Tanggul di Boalemo Gorontalo Jebol, Warga Rejonegoro Resah Karena Terancam Gagal Panen
"Kedua perkara sidang akan digelar secara bersamaan di PN Surakarta," kata Bambang.
Jokowi digugat dengan dua perkara yakni wanprestasi gagalnya produksi mobil Esemka secara massal dan perkara perbuatan melawan hukum soal dugaan ijazah palsu.
Perkara wanprestasi dengan nomor perkara 96/Pdt.G/2025/PN Skt, akan disidangkan di Ruang Wiryono Projo Dikoro.
Penggugat Aufaa Luqmana Re A. Mengugat Jokowi beserta Ma'ruf Amin dan PT Solo Manufaktur Kreasi.
Baca juga: Gara-gara Jembatan Putus, Warga Pulubala Gorontalo Jalan Kaki Menyebrang Sungai
Kemudian, perkara dugaan ijazah palsu tercacat dengan nomor perkara 99/Pdt.G/2025/PN Skt, akan digelar di Ruang Kusuma Admaja.
Tergugat Muhammad Taufiq yang mengatasnamakan kelompok Ijazah Palsu Usaha Gakpunya Malu (TIPU UGM). Dalam gugatan ini, Jokowi digugat bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU) Solo, SMA Negeri 6 Surakarta, dan Universitas Gadjah Mada Yogyakarta.
Nama-nama Sosok Dipolisikan Ormas karena Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Ada Eks Menpora hingga Dokter
Terungkap nama-nama sosok yang dipolisikan oleh sejumlah relawan akibat tudingan ijazah palsu milik Joko Widodo (Jokowi).
Melansir dari Tribunnews.com, laporan dari Organisasi Masyarakat (Ormas) Pemuda Patriot Nusantara ini telah masuk ke Polres Metro Jakarta Pusat, pada Rabu (23/4/2025).
Baca juga: Ajinomoto Buka Lowongan Kerja untuk Lulusan D3 dan S1 Semua Jurusan, Cek Syarat dan Posisinya
Mereka mengacu pada dugaan pelanggaran Pasal 160 KUHP tentang tindak pidana penghasutan.
Menurut Kuasa hukum pelapor, Rusdiansyah, bukti-bukti berupa pernyataan lisan dan tulisan yang dinilai memicu keresahan di masyarakat sudah dilampirkan.
"Akibat penghasutan itu, terjadi kegaduhan, misalnya ada orang yang menggeruduk UGM, ke Solo, bahkan ke sekitar rumah Pak Jokowi," jelasnya,. dikutip dari Tribunnews.com, Kamis (24/4/2025).
Sementara itu, Ketua Umum Pemuda Patriot Nusantara, Andi Kurniawan, mengatakan bahwa pihaknya juga membawa sejumlah saksi.
Baca juga: TribunGorontalo.com Kunjungi DPRD Kota Gorontalo, Bahas Media dan Pemberitaan
"Kami juga bawa beberapa saksi-saksi yang bisa menunjukkan bahwa di masyarakat itu sebetulnya ada pergerakan-pergerakan yang kalau tidak segera diantisipasi itu bisa terjadi signifikan besar pergerakannya," ujar Andi.
"Respons atas pelaku-pelaku yang menuduh ijazah Pak Jokowi sebagai ijazah yang palsu, sehingga kami harus cepat. Mestinya ini tanpa dilapor karena ini adalah delik biasa itu, mestinya bisa langsung diproses hukum," katanya.
Berikut adalah empat sosok yang dilaporkan tersebut.
1. Eks Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Roy Suryo
2. Ahli digital forensik Rismon Sianipar
3. Wakil Ketua Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) Rizal Fadillah
4. Dokter Tifauzia Tyassuma
Dari nama empat orang tersebut, sosok Rismon Sianipar belakangan ini menjadi sorotan karena menyebut foto wisuda Jokowi merupakan hasil editan.
Baca juga: BPOM Temukan 7 Produk Makanan Bersertifikasi Halal Tapi Ada Kandungan Babi, Ini Daftarnya
Dalam unggahan terbarunya di akun X, Rismon membagikan hasil temuannya soal foto wisuda Jokowi sebagai lulusan Fakultas Kehutanan, Universitas Gadjah Mada (UGM).
Menurut Rismon, foto yang telah beredar di media sosial (medsos) itu merupakan hasil editan.
Rismon mengatakan, dirinya telah melakukan pengolahan foto tersebut menggunakan metode Error Level Analysis.
Hasilnya, foto yang beredar tersebut diduga telah mengalami perubahan dari foto aslinya.
"ELA (Error Level Analysis) atas kedua citra digital wisuda yang beredar."
Baca juga: Usai Nikah 11 Bulan, Seorang Istri di Sukoharjo Viral Gara-gara Polisikan Suami, Ini Penyebabnya
"Kotak merah menandakan potensi edit karena sebaran kompresi yang tidak seragam," tulis Rismon, dikutip Tribunnews dari akun @SianiparRismon, Rabu (23/4/2025).
Postingan Rismon tersebut kemudian mengundang berbagai reaksi dari warganet, banyak pro dan kontra yang disampaikan.
Dalam unggahannya itu, Rismon menunjukkan perbedaan foto yang diduga palsu dengan foto lain yang disebutnya sebagai foto asli sebelum diedit
Pada foto kedua, tampak ada banyak perubahan, salah satunya dugaan manipulasi terhadap seorang pria yang ada di dalam foto.
Baca juga: TribunGorontalo.com Kunjungi Direktur Universitas Terbuka Gorontalo, Bahas Masalah Pendidikan
Foto yang disebut mirip Jokowi muda, dengan kacamata tebalnya, tidak ada dalam foto asli yang diunggah Rismon
Sebelumnya, menggunakan metode sama, Rismon juga mengaku menemukan kejanggalan dari foto ijazah Jokowi yang beredar di medsos.
Khususnya di area foto ijazah, yang menurutnya memiliki keanehan. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/dtjnhrsdyjmhm.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.